Breaking News:

Gantikan Bupati Bangka Tengah yang Meninggal Dunia, Algafry Rahman Antarkan Berkas Pencalonan Bupati

Algafry Rahman yang sudah ditetapkan menjadi Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengantar berkas pendaftaran ke KPU.

Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Algafry Rahman saat mennyerahkan dokumen kepada KPU Bateng, Sabtu (10/10/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Algafry Rahman yang sudah ditetapkan menjadi Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggantikan almarhum Ibnu Saleh, Sabtu (10/10/2020) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah.

Dengan menggunakan setelan kemeja putih dan peci hitam kedatangan Politikus Golkar ini dalam rangka pendaftaran pengusulan calon pengganti, serta menyerahkan berkas pencalonan dan berkas syarat calon.

Kedatangan Algafry siang hari tersebut diantar langsung oleh beberapa petinggi parpol koalisi Beriman.

Algafry mengatakan bahwa ia merasa bersyukur sudah melakukan pendaftaran dan diterima langsung oleh Ketua KPU Bangka Tengah, Rusdi.

Selanjutnya, Minggu besok (11/10/2020) dirinya akan melakukan medical check up di RSPAD Jakarta.

"Surat pengunduran diri menjadi anggota DPRD Provinsi Babel juga sudah saja ajukan, bismillah saya sudah siap untuk mundur dari DPRD Babel," ungkap Algafry, Sabtu (10/10/2020) kepada Bangkapos.com.

Anggota DPRD Babel Ini Gantikan Ibnu Saleh yang Meninggal Dunia Karena Covid-19 di Pilkada Bateng

VIDEO Ustaz Abdul Somad Curhat Saat Dengar Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh Meninggal Dunia

Ia menceritakan bahwa awalnya ia tidak pernah berniat untuk menjadi bupati ataupun wakil bupati.

Diakuinya, ia sudah sangat bersyukur diberi nikmat oleh Allah SWT dengan diberikan kesempatan menjadi anggota DPRD tiga periode.

Algafry juga menceritakan bahwa dirinya pernah sempat ingin dipinang oleh almarhum Ibnu Saleh untuk menjadi wakilnya, namun dengan baik dan bijak saat itu ia mengatakan bahwa dirinya belum siap.

"Namun diperjalanan itu saya tidak tahu luar biasanya peristiwa-peristiwa ini, dan Allah sangat menyayangi almarhum. Kawan-kawan di sini luar biasa dan saya yakin ini kehendak Tuhan yang Maha Esa untuk memberikan kesempatan kepada saya, karena sebelumnya saya tidak berniat untuk menjadi bupati dan wakil bupati, tapi ini dorongan dari teman teman semuanya, alim ulama, masyarakat yang meminta saya untuk mencalonkan diri. Terus terang saya sangat berat untuk melaksanakan ini karena untuk menjadi pemimpin bagi istri saya sendiri juga bukanlah hal yang mudah, tapi dorongan dari teman-teman dan alim ulama yang membuat saya harus siap walaupun konsekuensinya saya harus mundur dari DPRD Babel," jelasnya Algafry.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved