Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE Kepala OPD H Membaik, 118 Orang Swab Dikirim ke Pangkalpinang

Ia menjelaskan gejala-gejala saat pertama kali ia masuk rumah sakit pada 7 Oktober lalu berangsur pulih. Namun, tetap dalam perawatan

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
istimewa via Tribunnews.com
Ilustrasi penanganan pasien Corona. 

POSBELITUNG.CO - Setelah empat hari menjalani isolasi di RSUD Belitung Timur, kondisi kepala OPD H dikabarkan membaik. Namun gejala sesak masih ditemui saat pengontrolan oleh dokter penanggungjawab. Hal ini dikatakan oleh Direktur RSUD Beltim dr Cahyo Purnomo saat dihubungi posbelitung, Selasa (13/10).

Ia menjelaskan gejala-gejala saat pertama kali ia masuk rumah sakit pada 7 Oktober lalu berangsur pulih. Namun, tetap dalam perawatan dan pengawasan dokter di ruang isolasi.

"Alhamdulillaah, sejak dinyatakan positif covid-19 pada 9 Oktober lalu hingga saat ini beliau mengalami perbaikan dari gejala awal. Hanya masih ada sesak. Kita doakan bersama semoga beliau bisa segera sembuh," kata dr Cahyo.

dr Cahyo mengimbau pada masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan. Selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan.

"Siapa saja berisiko terpapar virus corona. Kita harus aktif menjaga diri kita, jika kita menjaga diri kita, keluarga dan orang-orang sekutar kita juga akan terlindungi. Caranya yaitu menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tutupnya.

H diketahui terpapar corona karena pernah melakukan perjalanan keluar daerah pada 25 September 2020 lalu bertujuan Deklarasi Damai Pilkada di Pangkalpinang. Dinyatakan terkonfirmasi positif sejak tanggal 9 Oktober lalu.

Sementara itu, sampai hari ini sudah 118 orang diswab di RSUD Belitung Timur. Mereka merupakan hasil tracking Dinas Kesehatan, Pengendalian Penyakit, dan Keluarga Berencana Beltim dari pasien kasus positif covid-19 yaitu H dan kasus probable PN.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes-PPKB Beltim Supeni mengatakan swab sudah dilakukan sebanyak dua kali pada masing-masing orang. Hal ini dilakukan demi memastikan orang tersebut tidak tertular virus corona.

"Semua sampel rencananya akan dikirim besok Rabu (14/10). Akan dikirim ke Labkesda Bangka Belitung," kata Supeni saat dihubungi posbelitung, Selasa (13/10).

Supeni bilang ia belum bisa memperkirakan kapan hasilnya akan keluar karena di Labkesda saat ini ada sekitar 1400 sampel yang mesti diuji. Ia berjanji akan segera mempublikasi ketika sudah ada hasilnya.

Lebih lanjut, Supeni mengatakan tidak semua orang yang pernah berkontak dengan kedua orang itu dilakukan tes swab. Menurutnya harus ditentukan prioritas berdasarkan penyelidikan epidemiologinya. Karena itulah bagi yang hasil penyelidikan epidemiologinya tidak mendesak, maka hanya melakukan rapid test.

"Kita berharap yang terbaik untuk mereka yang diswab. Kita harus memainkan peran penting kita masing-masing dan juga saling menjaga agar penyebaran virus corona ini tidak meluas," kata Supeni. (Posbelitung.co/Bryan)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved