Breaking News:

Berita Belitung

Suyatno Buka Bengkel Hidroponik Bermodalkan Ilmu dari Internet

Di mana ada keinginan di situ ada jalan, itu lah pepatah yang dipegang Suyatno warga Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Suyatno menunjukan sayuran hasil dari bengkel hidroponik miliknya, Kamis (15/10/2020) 

Awalnya Suyatno terkendala modal, mengingat usaha hidroponik membutuhkan biaya cukup besar mulai dari membangun green house, media tanam hingga nutrisi tanaman.

Namun, karena keinginan yang kuat kendala biaya tak membuatnya patah arang.

Suyatno yang kesehariannya memiliki usaha pengumpul sampah itu memutuskan memanfaatkan sampah untuk membangun green house pertamanya.

Atap plastik menggunakan sisa bungkus springbed dari hotel, lalu pipa sebagai media juga dari pipa bekas dan disambung hingga menjadi satu set media tanam.

"Orang bilang kan hidroponik itu mahal tapi karena keinginan yang kuat, saya cari alternatif, bagaimana supaya keinginan itu terwujud. Akhirnya buat empat set media tanam," tuturnya.

Setelah peralatan lengkap, Suyatno kembali bingung mencari jualan nutrisi sebagai pupuk tanaman.

Ia kembali berinovasi membuat nutrisi dari campuran sampah organik seperti kotoran hewan dan dedaunan.

Seiring berjalannya waktu, tanaman hidroponik Suyatno mulai membuahkan hasil.

"Sekitar 2016 akhir, kebetulan dapat uang arisan ditambah tabungan akhirnya saya bikin green house agak bagus dari baja ringan. Tapi tidak sekali, dikit-dikit juga tidak sekali," katanya.

Meskipun baru bersifat rumah tangga, namun hasil panen sayuran hidroponik Suyatno sudah bisa dipasarkan via online dengan kerabat, rekan hingga tetangga sekitar.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved