Virus Corona di Bangka Belitung

Bupati Belitung Khawatir Klaster Bea Cukai Tanjungpandan Akan Jadi Lebih Ramai

Tidak dipungkiri, lanjut dia untuk kluster ini bisa bertambah kembali, alias bisa meluas, lantaran mobilitas pegawai tersebut cukup tinggi.

Penulis: Disa Aryandi |
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung H Sahani Saleh 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) sangat khawatir dengan permasalahan covid-19 kluster pegawai Bea Cukai Tanjungpandan. Lantaran setelah satu orang terpapar covid-19, bertambah menjadi tujuh orang yang positif covid-19.

Ditambah lagi, kata Sanem pegawai Bea Cukai Tanjungpandan banyak kontak dengan orang - orang dan pernah melakukan pertemuan.

"Ke khawatiran kami, karena dari satu orang langsung bertambah enam orang yang terpapar, jadi jumlahnya langsung banyak menjadi tujuh orang dalam satu kantor," kata Sanem kepada posbelitung.co, senin (19/10/2020).

Tidak dipungkiri, lanjut dia untuk kluster ini bisa bertambah kembali, alias bisa meluas, lantaran mobilitas pegawai tersebut cukup tinggi.

"Tapi mereka kemarin sudah meminta untuk isolasi mandiri masing-masing, namun tetap kami ingatkan, agar isolasi mandiri itu mentaati SOP protokol kesehatan yang sudah ditentukan dan sekarang kantornya sudah tutup untuk distrelisasi selama 14 hari," ucapnya.

Antisipasi untuk pencegahan, agar kluster ini tidak bertambah, lanjut dia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung sudah melakukan tracking secara maksimal.

Hanya saja, tracking tersebut tidak cukup, dan harus dibantu oleh laporan orang - orang yang pernah kontak atau berada dalam satu ruangan dengan pegawai yang positif tersebut.

"Karena bisa saja bertambah, dan bisa saja tidak bertambah. Ya kami minta bagi yang pernah kontak, sukarelalah datang kepada petugas Dinkes untuk di rapid test atau diswab, itu tidak bayar gratis," jelasnya.

Menurut Sanem, sejak pasien pertama kluster Bea Cukai Tanjungpandan, petugas sudah menurunkan tim untuk melakukan tracking.

"Ada yang didatangi petugas langsung, kami jemput, dan ada yang melalui laporan," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved