Breaking News:

Videonya Minta Warga Pilih Satu Calon Beredar di Medsos, Wali Kota Sungai Penuh Jadi Tersangka

Wali Kota Sungai Penuh Asyafri Jaya Bakri menjadi tersangka kasus pilkada. Berkas kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sungai Penuh.

KOMPAS/HANDINING
Ilustrasi - Videonya Minta Warga Pilih Satu Calon Beredar di Medsos, Wali Kota Sungai Penuh Jadi Tersangka 

POSBELITUNG.CO - Wali Kota Sungai Penuh Asyafri Jaya Bakri menjadi tersangka kasus pilkada.

Berkas kasusnya dilimpahkan oleh Kejaksaan Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, ke Pengadilan Negeri Sungai Penuh pada Senin (19/10/2020).

Penetapan Asyafri Jaya Bakri yang kerap disapa AJB ini bermula dari menyebarnya sebuah video AJB di media sosial.

Dalam video tersebut, AJB mengarahkan warga untuk memilih dan menyebutkan nama salah satu calon di Pilkada Jambi. Video itu kemudian menjadi barang bukti untuk penetapan tersangka.

“Lihat bendera itu, ada nama Syafri Nursal. Nah, pilih yang itu,” kata AJB dalam video tersebut.

Baca juga: Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon Dapat Sajian Makan Siang di Kejari Jaksel, Kejagung: Sesuai SOP

Politisi partai Demokrat itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian setempat lalu berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan dan kini naik ke pengadilan.

Ley Fatharani, kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jambi, mengatakan, pelimpahan berkas tersangka dilakukan Senin ini.

“Hari ini jaksa limpah ke PN (Pengadilan Negeri),” katanya.

“Tinggal menunggu keluarnya jadwal sidang dari pengadilan,” lanjut Ley.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (kasdum) KejaksaanNegeri Sungai Penuh Mey Ziko mengatakan, AJB dijerat UU Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan pimpinan daerah atau kota.

Halaman
12
Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved