Detik-detik Buaya Terkam Warga saat Berenang, Tubuhnya Dicabik Diseret ke Dasar Sungai Hingga Tewas

Seorang warga sedang berenang di tengah sungai dikejar buaya. Tiba-tiba langsung diterkam dan di makan buaya hingga tewas

Penulis: Hendra | Editor: Hendra
Premium Times Nigeria
Ilustrasi buaya 

POSBELITUNG.CO, MEXICO CITY,  - Waspada dan berhati-hati saat beraktifitas di sungai.

Bahaya akan mengancam, apalagi ada tanda peringatan atau larangan beraktifitas di sebuah sungai.

Hal ini terjadi pada seorang pria di Meksiko.

Ia mengabaikan larangan berenang di sungai.

Nasibnya tragis saat sedang berenang diterkam dan dimakan oleh buaya ganas.

Detik-detik ia berenang dan dikejar buaya ganas terekam kamera warga lainnya.

Insiden itu dilaporkan terjadi Laguna del Carpintero, kawasan Tampico di Negara Bagian Tamaulipas pada Sabtu pekan lalu (17/10/2020).

Tonton Rekaman Video Warga Berenang Diterkam Buaya di Akhir Berita

Detik-detik warga berenang di sungai diterkam dan dimakan buaya
Detik-detik warga berenang di sungai diterkam dan dimakan buaya (Capture video YouTube/ Posbelitung.co)

Lelaki yang diyakini berusia 50 sampai 60 tahun itu disebut mengabaikan papan peringatan yang meminta orang tak berenang di daerah itu.

Video yang diyakini direkam oleh pengguna jalan memperlihatkan buaya mendekati pria ketika dia berusaha menyelamatkan diri ke tepian.

Dalam sekejap mata, reptil berukuran tiga meter itu menyerangnya dan menariknya ke air.

Binatang itu menyentak air dengan ekornya dan menghilang.

"Si buas"

Dilansir The Sun Senin (19/10/2020), teriakan langsung terdengar ketika hewan itu menerkam lelaki yang tak disebutkan identitasnya.

"Si buas itu," kata si perekam.

Harian Meksiko Milano melaporkan berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, dalam beberapa detik pria itu dirobek dan tewas.

Diberitakan 20 Minutos, petugas penyelamat, palang merah, hingga pemadam kebakaran masuk ke laguna dengan perahu untuk menyelamatkannya.

Sementara media lokal lainnya El Heraldo de Mexico memberitakan, pria itu tewas dengan luka di leher, lengan, dan dada saat dievakuasi.

Dia dinyatakan sudah tewas ketika dibawa ke tepi.

Diyakini, dia adalah gelandangan yang hidup di sekitar lokasi kejadian.

Berenang dan melakukan kegiatan air lainnya sangat dilarang di Laguna del Carpintero karena danau itu dipenuhi oleh buaya.

Kejadian tersebut terjadi setelah seorang turis yang diduga berasal dari Amerika Serikat digigit ketika dia sedang buang hajat.

Si wisatawan itu dilaporkan diterkam di tangan ketika buang air kecil Nichupte Lagoon, lokasi wisata terkenal di Quintana Roo.

Saat sedang kencing di Nichupte itulah, reptil besar itu mendekati dan menyerangnya. Merobek lengan si pelancong hingga putus.

Untungnya, si korban berhasil menyelaamtkan diri dengan meninggalkan laguna tersebut.

Buaya Buas Takluk

Seorang pawang buaya Maman Kelentuar (52) berhasil menangkap seekor buaya berukuran sekitar 3 meter.

Aksi Maman menangkap buaya yang sudah meresahkan warga ini dilakukannya hanya dengan modal peralatan pipa dan tali rotan.

Maman menceritakan keberadaan buaya yang beratnya sekitar 200 kg ini sering berpindah-pindah tempat.

Akibatnya warga dan nelayan di Kolong Nek Nuje, Kampung Skip, Desa Lalang. resah adanya gangguan dari buaya ini.

Warga kata Maman kerap diganggu oleh buaya tersebut hingga ada yang terluka terkena gigitan.

"Disini sudah dua kali kejadian warga ditangkap buaya, ada yang diserang bagian leher dan ada serang bagian kaki, tapi tidak sampai meninggal," ujar Maman Kepada Posbelitung.co, Rabu (14/10/2020).

Dia menjelaskan buaya ini berasal dari daerah yang dinamai warga dengan sebutan kolong II, yang berpindah ke Kolong Nek Nuje, Kampung Skip, Desa Lalang.

Hewan berdarah dingin itu diketahui keberadaannya setelah ada orang memberitahu ada warga ketika sedang menimba air embernya diserang buaya kepada Maman sekitar pukul 22.30 WIB Selasa (13/10).

Warga sekitar yang tahu Maman yang sudah beberapa kali berhasil menangkap buaya, atau dikenal warga dengan pawang buaya itu bergegas mencari keberadaannya.

"Semalam kan saya masih diwarung kopi, diberitahu ada buaya, awalnya rencana memang sesudah ngopi ada mancing buaya karena sudah buat warga resah kan di kolong II, kenyataanya semalam (13/9) di Kolong Nek Nuje," ujarnya.

Setelah mendengar kabar dari warga Maman bersama rekan lainnya segera menuju lokasi.

Dengan jerat sederhana bermodalkan pipa dan rotan maman pun berhasil menangkap buaya itu.

"Ini betina, panjang dari ujung mulut sampai ujung ekor sekitar 3 meter, jenisnya buaya muara," ujarnya.

Setelah ditangkap yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam, langsung di bopong Maman bersama tiga rekan lainnya kerumah Maman

Maman mengaku sudah beberapa tempat dirinya membantu warga menangkap buaya yang meresahkan warga, diantara di Desa Cendil, Danau Nujau, dan daerah Sembulu.

Maman menunggu kabar selanjutnya kabar dari pihak desa apakah akan dipindah ke penangkaran atau akan dilepas liarkan ditempat lain.

Kondisi buaya itu saat ini masih hidup ke empat kakinya dan ekor tampak diikat dengan tali agar buaya tidak meronta, moncong buaya pun tak luput diikat dan dilakban berlapis.

Oleh warga sekitar sejak pagi hari, buaya yang diletakan didepan rumah Maman pun menjadi pusat perhatian, bahkan tak sedikit warga yang berswafoto dengan reptile bertubuh besar itu.

Tonton Video Warga Berenang Tewas Diterkam Buaya, Klik Ini: 

Artikel ini sebagian telah ditayangkan di kompas.com dengan judul: "Abaikan Larangan Berenang, Video Perlihatkan Pria Ini Diterkam Buaya", 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved