Breaking News:

Cegah Penyebaran Covid-19, Pegawai Lapas Tanjungpandan Bersama WBP Jalani Rapid Test

Jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan membentuk tim gugus tugas pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang dipimpin langsung Kalapas Romiwin Hutasoit.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
(IST/dok Lapas Kelas IIB Tanjungpandan)
Jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan membentuk tim gugus tugas pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang dipimpin langsung Kalapas Romiwin Hutasoit. 

POSBELITUNG.CO -- Jajaran Lapas Kelas IIB Tanjungpandan membentuk tim gugus tugas pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang dipimpin langsung Kalapas Romiwin Hutasoit.

Demi memutus rantai penyebaran Covid-19, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung melaksanakan rapid test kepada WBP dan Pegawai Kamis (22/10/2020).

Sebanyak 177 sampel darah warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan 21 sampel darah pegawai dicek tim medis dari Balai Tekhnik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Palembang dengan hasil keseluruhan Non Reaktif.

"Dengan aktivitas yang meningkat di Era New Normal ini, tentu sangat rentan terhadap bahaya penularan Covid-19. Alhamdulillah, hasil rapid Test seluruh sample darah menunjukkan hasil Non Reaktif," ujar Kasi Binapi Giatja Heri melalui Kasubsi Perawatan Willi Sutrisno.

Sementara itu Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit menuturkan pihaknya telah melakukan langkah-langkah sesuai arahan dari Menteri Hukum dan HAM dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dengan membentuk Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Menurutnya Tim Gugus Tugas telah bekerja sesuai dengan instruksi menyiapkan sarana dan prasarana seperti wastafel, penyemprotan disinfektan secara rutin di area kantor dan blok hunian.

Ditambah sosialisasi kepada WBP serta berkoordinasi dengan Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

"Kegiatan rapid test ini merupakan kegiatan ekstraordinary dan diprioritaskan. Dengan rapid test, kita bisa mentracking penyebaran virus corona sehingga dapat memutuskan penularannya di dalam Lapas. Jika ada yang positif dapat segera ditangani, agar tidak terjadi penyebaran atau klaster baru," katanya.

Ia menambahkan saat pihak lapas masih menutup layanan kunjungan keluarga sesuai arahan Dirjen PAS dan mengganti dengan layanan video call.

Selain itu, penerimaan tahanan A3 (Pengadilan) dilakukan secara ketat dengan melampirkan hasil rapid test non reaktif.

"Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir. Kami sampaikan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Belitung dan Balai Tekhnik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Palembang atas pelaksanaan kegiatan ini," ujar Romiwin. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved