Breaking News:

Berita Belitung Timur

Tekan Angka Stunting, Cafe Sehat Didirikan di Desa Baru Manggar Belitung Timur

Bertujuan ingin menekan angka stunting di Belitung Timur, cafe sehat didirikan di Desa Baru, Manggar, Kamis (22/10/2020) di Galeri Pantai Menara.

Posbelitung.co/BryanBimantoro
Muhamad Yulhaidir dan tamu undangan menyuapi makanan pada balita di Desa Baru saat meresmikan cafe sehat, Kamis (22/10/2020). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Cafe sehat didirikan di Desa Baru, Manggar, Kamis (22/10/2020) di Galeri Pantai Menara.

Pendirian cafe sehat ini bertujuan ingin menekan angka stunting di Belitung Timur,

Cafe sehat ini akan menjadi tempat berkumpul ibu-ibu yang memiliki balita supaya bisa dikontrol mengenai asupan gizi anaknya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur Muhamad Yulhaidir mengatakan pendirian cafe sehat ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung pencukupan gizi pada anak usia dini terutama di masa golden age.

Pada masa ini jika gizi tidak tercukupi maka akan mengganggu fisik, mental, dan intelektual anak yang berakibat pada menurunnya kualitas SDM.

Tak hanya pada anak, lanjut Yulhaidir, pada ibu hamil juga harus menjadi perhatian karena masa sebelum kelahiran juga menentukan tumbuh kembang anak tersebut nantinya.

Ia mengatakan proses persiapan makanan yang kurang higienis dan tidak aman juga akan mengakibatkan banyak bayi dan anak-anak mudah terserang penyakit infeksi terutama diare yang menyebabkan status gizi bayi dan anak-anak menurun, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Yulhaidir menilai, anak yang mempunyai masalah gizi, nafsu makannya rendah sehingga akan lebih mempersulit penanganan dan memperparah kondisinya.

"Di Belitung Timur sendiri menurut data yang dihitung menggunakan sistem aplikasi online pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) per Agustus 2020 ada 477 balita penderita stunting. Di Desa Baru sendiri tercatat ada 35 balita atau 5,6 persen dari total di kabupaten. Hal ini yang harus jadi perhatian kita semua," ucap Yulhaidir.

Dalam pelaksanaannya, akan memberdayakan kader posyandu untuk terlibat aktif mulai dari perencanaan, pengidentifikasian, pelaksanaan, pendampingingan anak, sampai monitoring dan evaluasi.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved