Breaking News:

Unik, Pengunjung Toko Buku Ini Harus Belanja dalam Gelap, Tak Boleh Bawa Senter

Toko buku umumnya menyediakan ruang khusus untuk baca hingga tempat instagramable yang boleh buat selfie.

TRIBUNMANADO/SITI NURJANAH
Ilustrasi toko buku 

Bukan untuk tempat selfie

Wuguan Books adalah toko buku saja, alias bukan tempat untuk tujuan wisata maupun tempat selfie yang akan diunggah di sosial media.

"Dalam lingkungan ini, pengunjung bebas mengekspresikan diri untuk komunikasi dengan jiwanya sendiri. Itulah akan diketahui jati diri paling sejati," kata Su.

Karena itulah pintu masuk Wuguan didekorasi sebagai aula duka tradisional Tionghoa.

 Ini adalah metafora bagi pengunjung untuk melepaskan gambar dan penilaian yang menahan mereka.

"Mengunjungi Wuguan, menghabiskan waktu dengan diri sendiri dan menemukan buku yang sesuai dengan pengunjung, daripada mengambil foto untuk pamer kecantikan di Instagram," kata Su.

"Meskipun kami tidak memiliki banyak pilihan seperti toko buku biasa, orang menghabiskan waktu lebih lama (di sini) untuk berkomunikasi dengan buku," kata Su.

"Lingkungan yang gelap telah membantu orang untuk mengambil buku yang tidak berani mereka ambil di toko buku lain. Sebagian besar erotis, tetapi juga buku tentang jiwa, emosi, atau energi negatif. Ini membantu orang mengumpulkan keberanian untuk memberontak, atau menghadapi luka".

Saat ini Wuguan hanya terbuka untuk pengunjung berusia di atas 18 tahun, karena toko tersebut berisi beberapa buku yang membahas topik sensitif, dan menjual barang dagangan yang belum tentu sesuai untuk pembaca yang lebih muda.

Getaran 'rumah berhantu'

Halaman
1234
Editor: Novita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved