Petugas Temukan Terapis Tanpa Busana di Siang Bolong, Saat Razia Spa dan Panti Pijat

Meski terlihat terkunci, lengkap dengan gembok besar menggantung, ternyata terdapat intrik di baliknya.

Penulis: tidakada007 | Editor: Rusmiadi
Tribun Bali/ Ayu Dessy Wulansari
ILUSTRASI Pijat 

Petugas Kepung Gerai Spa dan Pijat, Temukan Terapis Tanpa Busana di Siang Bolong, Kamuflase Terkuak

POSBELITUNG.CO - Puluhan pasukan Gagak Hitam dari Satpol PP Tangerang Selatan, menggerebek gerai spa dan pijat Eiffel berdasarkan laporan dari masyarakat, Jumat (23/10/2020).

Aparat Satpol PP Tangsel mendapatinya beroperasi saat siang hari.

Meski terlihat terkunci, lengkap dengan gembok besar menggantung, ternyata terdapat intrik di baliknya.

Bagi pelanggan tetap, sudah mengerti bahwa mereka boleh tetap datang.

Pegawai khusus akan membukakan pintu tersebut dan akan kembali menguncinya setelah sang pelanggan setia masuk.

"Berdasarkan laporan itu, kita melakukan lidik sebentar sekitar satu jam, tim monitoring berhenti sebentar, nah pada saat kami melihat ada pelanggan, mereka baru dibukakan oleh pegawai tempat tersebut, setelah dibuka, dia masuk, pintunya digembok lagi dari luar, jadi memang dari luar tidak terlihat buka," papar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Alfachry, Minggu (25/10/2020).

Kamuflase pun terungkap, aparat langsung mengepung dan merangsek masuk ke dalam gerai spa dan pijat Eiffel.

Di balik kamar-kamar yang berjejer pun didapati belasan pria hidung belang dalam kondisi telanjang menikmati pijatan para terapis wanita.

"Ketika kami masuk ke dalam Eiffel, di Bintaro, Ruko Emerald, kami dapati di dalam, aktivitas pijat, ada 16 wanita, 15 terapis dan satu kasir."

"Dan juga kami dapati 15 laki-laki, di antaranya tiga office boy dan satu orang manajer, dan sisanya pelanggan terapis," paparnya.

Karena melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih diterapkan di Tangsel, 15 wanita dan 15 pria itupun diamankan.

"Kami temukan beberapa sedang pijat dan tidak berbusana sehingga mereka baik laki-laki maupun terapisnya kita amankan kita bawa ke Satpol PP," ujarnya.

Muksin, sebagai pimpinan operasi pun memeriksa ke-30 orang yang diamankan, termasuk para terapis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved