Breaking News:

Siap-Siap Cek Rekeningmu , Ini Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Gelombang ke II

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengumumkan bahwa penyaluran B BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 akan dilakukan pada awal November 2020.

Editor: nurhayati
KOMPAS.con / Garry Andrew Lotulung
Ilustrasi uang-Cair, Ini Besaran BLT Subsidi Gaji 

POSBELITUNG.CO -- Kabar gembira bagi para pekerja setelah mendapatkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai atau BLT Subsidi Gaji tahap pertama sebesar Rp  600.000 per bulan, maka  tak lama lagi akan menerima tahap kedua.

Untuk itu pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan bahwa penyaluran B BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 akan dilakukan pada awal November 2020.

"Kami targetkan pembayaran termin II ( pencairan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan) dapat disalurkan pada awal bulan November setelah proses evaluasi penyaluran subsidi gaji/upah termin I ini selesai," kata Ida dalam keterangannya, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Pajak Kendaraanmu Mati, Gak Perlu Khawatir Yuk Dibayar, Ada Pemutihan Pajak di Bangka Belitung

Pemerintah sendiri sebelumnya telah menargetkan sebanyak 15,7 juta pekerja sebagai penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU) dengan alokasi anggaran dari APBN sebesar Rp 37,7 triliun.

Per Oktober 2020, penyaluran subsidi gaji termin I telah mencapai 12.166.471 atau 98,09 persen. '

Para pekerja penerima bantuan BLT subsidi gaji sudah diverifikasi dan validasi dari BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan. 

Jika dirinci berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 19 Oktober 2020, penyaluran subsidi gaji atau BLT BPJS tahap I mencapai 99,43 persen atau 2.485.687, tahap II 99,38 persen atau mencapai 2.981.531.

Baca juga: 2 Tahun Telat Bayar Pajak Kendaraan, Blokir STNK Segera Berlaku, Ini Aturannya

Selanjutnya, tahap III penyaluran bantuan BPJS mencapai 99,32 persen atau 3.476.120, tahap IV penyaluran subsidi capai 2.620.665 atau 94,09 persen, terakhir tahap V telah disalurkan ke 602.468 orang atau 97,39 persen.

"Alhamdulillah kita sudah tersalur 98 persen atau sudah tersalur sebanyak 12,1 juta," kata Ida menjabarkan.

Sementara sisanya, ada beberapa pekerja yang tidak lolos dalam proses validasi dan verifikasi, terutama terkait dengan nomor rekening bank yang bermasalah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved