Breaking News:

Sudah 48 Napi Dibunuh dan Dimutilasi, Sosok Pria Ini Paling Ditakuti, Kini Dihukum 217 Tahun Penjara

Meski sudah membunuh 48 Narapidana, Ia mengaku belum puas dan akan terus membunuh lagi dengan jumlah yang banyak

Editor: Hendra
Istimewa
Marcos Paulo da Silva asal Brasil pelaku pembunuhan 48 narapidana di penjara 

POSBELITUNG.CO - Sebanyak 48 narapidana di Brasil sudah dibunuh oleh Marcos Paulo da Silva selama 25 tahun berada di dalam penjara.

Parahnya, ia tidak menyesal telah membunuh para narapidana itu di dalam penjara. 

Marcos Paulo da Silva masuk penjara pada 1995 atas kasus pencurian. Kala itu, ia masih remaja. 

Tidak lama di dalam penjara, ia kembali bermasalah karena memenggal dan memutilasi sesama tahanan di penjara. 

Oleh karena itu, ia dikenal sebagai tahanan yang kerap melakukan memenggal dan memutilasi sesama tahanan. 

Meski dia belum disidang atas kasus terbarunya, berbagai dakwaan yang menjerat Da Silva saja sudah membuatnya dipenjara selama 217 tahun.

"Saya sama sekali tidak menyesal sudah membunuh orang-orang ini," kata si narapidana kepada hakim, seperti diberitakan The Sun Selasa (27/10/2020).

Da Silva mengatakan, napi yang dipenggal sudah merundung dan mengambil keuntungan dari tahanan lain, serta ada juga pemerkosa dan pencuri.

Dalam salah satu insiden pada 2011, Da Silva dikatakan membunuh lima napi ketika dia dimasukkan ke dalam Penjara Serra Azul, Sao Paulo.

Dia dilaporkan menggunakan alat pemadam kebakaran untuk menjatuhkan kelima napi itu, sebelum memenggal mereka dengan pisau buatannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved