Breaking News:

Tersinggung Gegara Masalah Beras, India dan Pakistan Kembali Berseteru

Islamabad tersinggung dengan rencana New Delhi untuk meminta izin dari Uni Eropa (UE) untuk mengekspor biji-bijian

AP
Pasukan India dan Pakistan besitegang di perbatasan 

POSBELITUNG.CO, ISLAMANBAD - Dipicu masalah beras basmati, pemerintah India dan Pakistan kembali berseteru.

Makanan pokok aromatik berbutir panjang merupakan puncak perseteruan kedua negara bertetangga ini.

Islamabad tersinggung dengan rencana New Delhi untuk meminta izin dari Uni Eropa (UE) untuk mengekspor biji-bijian sebagai produk unik India, yang dikenal sebagai indikasi geografis yang dilindungi (PGI).

Produk lain yang saat ini diakui UE memiliki status PGI, yang digambarkan memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik yang berkaitan dengan tempat asalnya, termasuk keju Stilton dan wiski Skotlandia, lansir AP, Jumat (30/10/2020).

Pakistan khawatir jika India bisa mendapatkan standar kualifikasi ini, itu artinya beras basmati India lebih unggul dari Pakistan dan merugikan ekspornya.

BACA JUGA:

--> Wajah Presiden Perancis Dijadikan Alas Lantai Diinjak-Injak saat Masuk Toko di Libya

--> Perancis Diteror Insiden Penusukan, Dua Orang Dilaporkan Tewas, Ditengarai Terkait Kartun Nabi

Saat ini, UE mengimpor dua pertiga dari sekitar 900.000 metrik ton beras basmati setiap tahun dari India meskipun Pakistan merupakan sepertiga sisanya.

Pangsa pasar Pakistan telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, setelah tingkat pestisida tricylazole yang tidak aman ditemukan di beberapa biji-bijian India.

Halaman
12
Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved