224 Jemaah Umrah Asal Indonesia Berangkat, Hari Ini Arab Saudi Buka Jemaah Umrah Dari Luar Negeri

Sebanyak 224 jemaah umrah asal Indonesia mulai diberangkatkan hari ini, setelah Arab Saudi membuka kedatangan jemaah umrah dari luar negeri

Tayang:
Editor: Rusmiadi
TribunJakarta/Ega Alfreda
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang dipadati jemaah umrah perdana selama pandemi Covid-19, Minggu (1/11/2020) 

POSBELITUNG.CO - Sebanyak 224 jemaah umrah asal Indonesia mulai diberangkatkan hari ini, setelah Arab Saudi membuka kedatangan jemaah umrah dari luar negeri.

Plt Direktur Jenderal Haji dan Umrah Kementerian Agama, Oman Fathurahman, mencatat lebih dari 200 jemaah yang berangkat.

"Ada 224 (jemaah),"kata Oman kepada Tribunnews melalui pesan singkat, Minggu (1/11/2020).

Meski demikian, Oman tak menyebut dari mana saja jemaah umrah yang berangkat.

"Masih dimatangkan datanya," pungkasnya.

Arab Saudi mulai membuka umrah untuk jemaah luar negeri pada 1 November 2020.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim memastikan, ada  rombongan jemaah umrah Indonesia yang bisa bertolak ke Jeddah, Arab Saudi.

"Iya besok (1 November) ada rombongan jemaah Indonesia yang berangkat," ujarnya dia saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (31/10/2020).

Meski demikian Kemenag belum bisa memberikan keterangan detail terkait jemaah yang dapat berangkat di masa pandemi ini.

Diketahui, penyelenggaraan umrah dilakukan berdasarkan kerjasama Business to Business, di mana keberangkatan dilakukan oleh agen perjalanan umrah bukan oleh pemerintah.

Aturan Umrah di Masa Pandemi

Penerapan protokol ketat diberlakukan pada prosesi umrah ini, antara lain umrah hanya berlaku untuk kelompok usia18-50 tahun. Dilarang untuk anak-anak dan lanjut usia.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, yang bertautan dengan Kementerian terkait termasuk Kemenkes.

Maupun syarat, jemaah harus bebas Covid-19 atau sehat. Jemaah akan dipantau oleh tenaga kesehatan profesional.

Bandara Soekarno-Hatta Dipadati Jemaah Umrah

Jemaah umrah kembali memadati Bandara Soekarno-Hatta untuk pertama kalinya pada tahun 2020.

Sebab, sebagaimana diketahui kalau ibadah umrah menjadi satu dari beberapa kegiatan yang tidak diizinkan selama pandemi Covid-19 oleh beberapa negara.

Tapi berdasarkan pantauan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, jemaah umrah sudah memadati check-in area sejak pagi hingga siang ini pada Minggu (1/11/2020).

Satu dari beberapa penyelenggara umrah, Amphuri sendiri memberangkatkan ratusan jemaah menginjakan kaki ke tanah suci.

Zaki Zakaria selaku Kabid Umrah Amphuri, menerangkan ada 360 orang yang diberangkatkan ke Arab melalui agen umrahnya pada hari ini.

"Jadi keberangkatan perdana ini semuanya ada 360 jemaah. Dari 360 jemaah itu kebanyakan dari penyelenggara, atau owner travel. Ada juga jemaah tapi tidak banyak," kata Zaki di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (1/11/2020).

Alasannya lebih banyak penyelenggara umrah yang berangakt ke tanah suci adalah untuk memantau dan melakukan survei Arab Saudi selama pandemi Virus Corona.

Pasalnya, mereka ingin memastikan soal administrasi, peraturan, dan keamanan untuk jemaah selama wabah Covid-19.

"Karena owner atau pemilik travel umrah haji ini perlu memang mengecek secara langsung kondisi di sana. Pertama regulasinya, kedua keamanan," terang Zaki.

"Jadi keamanan, kenyamanan, keselamatan, perlu kita pertimbangkan, ketika nanti memang dirasa umrah bisa nyaman, untuk jemaah selanjutnya baru kita jadwalkan secara masal," sambunya lagi.

Terkait syarat penerbangan umrah, lanjut Zaki, penumpang wajib dilakukan swab test alias PCR yang berlaku selama 72 jam.

"PCR diantara yang wajib untuk umrah dimasa pandemi semua wajib PCR. Berlaku selama 72 jam sampai Arab Saudi. Jadi, kita harus menggunakan pesawat yang direct, kalau transit dulu hari ke Turki, nnti habis dan bisa di tolak di sana (Arab Saudi)," pungkas Zaki.

Tertunda 

Sebelumnya, total ada 59.757 jemaah umrah Indonesia yang sudah mendapatkan nomor registrasi, namun tertunda berangkat oleh kebijakan Saudi karena pandemi Covid-19).

Mereka telah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan sudah diinput dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Dari jumlah itu, sebanyak 2.601 (4%) berusia di bawah 18 tahun, dan 30.828 (52%) jemaah berusia di atas 50 tahun.

“Ada 26.328 jemaah atau 44% dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi ini,” terang Arfi dalam keterangan persnya, Kamis (29/10/2020)

Untuk jemaah yang memenuhi kriteria usia tersebut, kata Arfi, sebanyak 21.418 orang sudah mendapatkan nomor porsi. Mereka adalah Jemaah yang sudah melakukan pembayaran.

“Dari 21.418 jemaah, sebanyak 9.509 orang bahkan sudah lunas, sudah mendapat visa dan tiket keberangkatan saat terbitnya kebijakan penutupan oleh Saudi pada 27 Februari 2020,” lanjutnya.(*)

Artikel sudah tayang di Tribunnews.com: Arab Saudi Buka Umrah Hari Ini, Kemenag Catat Ada 224 Jemaah yang Berangkat dan TribuJakarta.com : Bandara Soekarno-Hatta Disesaki Jemaah Umrah Pertama Kalinya Selama Pandemi Covid-19 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved