Breaking News:

Berita Belitung

Kasus Ayah Setubuhi Anak Kandung Masuk Tahap Dua, Kejari Belitung Terapkan Tuntutan Maksimal

Pria yang tinggal di Kecamatan Sijuk telah melakukan persetubuhan terhadap putri kandungnya sendiri yang berusia 16 tahun.

posbelitung.co/Dede Suhendar
Tersangka (37) pelaku persetubuhan anak kandung diperiksa JPU Kejari Belitung, Rabu (4/11/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Penanganan kasus ayah setubuhi anak kandung memasuki babak baru.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Belitung Bripka Lartha Anggela beserta jajaran melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua kepada Kejari Belitung, Rabu (4/11/2020).

Pasca penyerahan, tersangka berinisial U (37) sempat diperiksa oleh jaksa penuntut umum sebelum dititipkan ke sel Mapolres Belitung.

"Berkas perkara untuk perkara itu sudah dinyatakan lengkap dan tadi juga sudah dilakukan tahap dua. Jadi nanti secepatnya kami limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," ujar Kasi Pidum Kejari Belitung Iswandi.

Ia menjelaskan dikarenakan tersangka melakukan persetubuhan terhadap anak kandung sendiri sebanyak tiga kali bahkam korban sempat hamil hingga keguguran, maka JPU akan menuntut dengan ancaman hukuman maksimal.

Menurutnya tersangka akan diancam Pasal 81 ayat 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Tap Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atau Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak juncto Pasal 76 D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atau Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Tersangka diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Belitung ketika berada di Pulau Karimata, Kalimantan Barat pada Jumat (7/8/2020) lalu. 

Pria yang tinggal di Kecamatan Sijuk telah melakukan persetubuhan terhadap putri kandungnya sendiri yang berusia 16 tahun.

Bahkan korban mengalami pendarahan hingga keguguran yang menjadi petunjuk awal bagi pihak kepolisan.

Menurut penuturannya, tersangka melakukan perbuatan tersebut dalam kondisi mabuk dan istrinya sedang mudik ke Palembang.

Namun perbuatan itu justru berulang tiga kali di saat istrinya tidur hingga korban hamil.

"Waktu itu saya mabuk, tidak mikir apa-apa. Semuanya tiga kali, pertama istri saya sedang mudik, kedua dan ketiga itu waktu istri saya sedang tidur," ungkap U saat ditemui posbelitung.co.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved