Breaking News:

Makin Dekat Jadi Presiden Amerika Serikat, Electoral Vote Joe Biden Unggul Jauh dari Donald Trump

Adapun seseorang bisa menjadi presiden Amerika Serikat apabila berhasil mengumpulkan 272 Electoral Vote dalam pemilu.

Tangkap layar CNN
Joe Biden Klaim kemenangannya di Pilpres 2020 

Orang-orang ini disebut electors, dan tugasnya adalah memilih presiden serta wakil presiden.

Pertemuan Dewan Elektoral dilakukan 4 tahun sekali, beberapa minggu setelah hari pemilihan.

Bagaimana cara kerja Electoral College?

Dilansir dari BBC pada Rabu (28/10/2020), setiap negara bagian secara kasar punya jumlah electors sesuai jumlah penduduknya.

Semakin banyak penduduknya, maka elector-nya semakin banyak.

Masing-masing dari 50 negara bagian AS ditambah Washington DC memiliki jumlah electoral votes yang sama dengan jumlah anggotanya di DPR ditambah dua Senator mereka.

Baca juga: Seteru Khabib Nurmagomedov Hingga Aktor Hollywood Pilih Dukung Donald Trump Ketimbang Joe Biden

California memiliki jumlah electors terbanyak yaitu 55.

Sedangkan negara-negara bagian yang berpenduduk sedikit seperti Wyoming, Alaska, dan North Dakota (serta Washington DC sebagai ibu kota) minimal punya 3, sehingga total ada 538 electors.

Setiap elector mewakili jatah satu electoral vote, dan capres harus meraup minimal 270 electoral votes untuk melenggang ke Gedung Putih.

Biasanya negara bagian memberikan semua suara Dewan Elektoral untuk capres yang memenangkan suara dari popular votes.

Halaman
1234
Editor: Kamri
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved