Breaking News:

Pemerintah Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Mempercepat Transisi Energi

Pandemi tealh memberikan efek berganda pada aspek sosial dan ekonomi, termasuk subsektor ketenagalistrikan.

Istimewa/dokumentasi PT. Angkasa Pura II.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020). 

"Jika studi ini layak, maka baterai menjadi alternatif untuk mitigasi kekurangan daya jangka pendek, dan dapat menjadi cadangan untuk generator EBT intermittent. Selain itu Tabung Listrik (Talis) juga terus dikembangkan untuk melistriki daerah-daerah perdesaan yang terpencil," kata Arifin.

Kebijakan lainnya adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, di mana konsumen PLN dapat memasang PLTS Atap dan menghasilkan listrik sendiri, bahkan mengekspor ke PLN.

Hingga semester I 2020, PLTS Atap yang telah dipasang mencapai 11,5 MWp oleh 2.346 pelanggan. Pemerintah pun saat ini tengah menyusun Peraturan Presiden tentang EBT yang mengatur pembelian listrik EBT oleh PLN.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau penggunaan energi bersih di kawasan wisata.

"Diharapkan kawasan wisata tidak lagi menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar batubara atau BBM dan mengganti secara bertahap dengan pembangkit berbasis gas atau EBT," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Covid Masih Merebak, Menteri ESDM: Momentum Percepatan Transisi Energi"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved