Breaking News:

Berita Belitung

Cerita Kepala SMA Negeri 1 Simpang Pesak, Belajar Daring Puluhan Siswa Terkendala Tak Punya HP

SMA Negeri 1 Simpang Pesak melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui daring. Kegiatan daring tersebut dilakukan sejak bulan Maret-Juli 2020.

posbelitung.co/Disa Ayandi
Ratusan pelajar SMA Negeri 1 Simpang Pesak, kamis (5/11) ketika berkunjung ke kantor Pos Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Di tengah pandemi covid-19, pelajar di SMA Negeri 1 Simpang Pesak, Belitung Timur melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui daring. Kegiatan daring tersebut dilakukan sejak bulan Maret - Juli 2020.

Selama menggunakan daring ini, banyak kendala yang dihadapi pelajar dan guru. Di antaranya sinyal provider kurang baik di Kecamatan Simpang Pesak.

"Itu yang menjadi kendala kami, terkecuali di daerah sekolah itu sinyalnya agak lumayan. Ditambah lagi tidak semula pelajar di tempat kami punya HP (Handphone) android," kata Kepala SMA Negeri 1 Simpang Pesak Nizar kepada posbelitung.co, kamis (5/11/2020).

Secara umum, belajar menggunakan daring tidak begitu sulit. Hanya saja terkendala tidak semua pelajar memiliki HP android, lantaran sebagian pelajar dari kategori keluarga kurang mampu.

"Jadi yang tidak punya HP itu, ada yang nebeng sama teman nya untuk mengirim tugas, ada yang datang ke sekolah mengggunakan wifi dan komputer sekolah. Itu cukup ramai, kalau yang ke sekolah itu rata-rata 30 orang," ujarnya.

Sebagian besar, belajar menggunakan daring tidak begitu sulit. Namun tetap ada beberapa pelajar telat ketika mengumpulkan tugas. 

"Tapi itu faktor ada karena kendala HP dan ada yang malas memang, tapi secara umum semua siswa punya itikad baik. Karena kalau untuk pelajar di SMA Simpang Pesak ini, pola pikirnya belajar, sekolah dan kerja, jadi itu tantangan kami," bebernya.

Sekarang ini, KBM tersebut sudah dilakukan secara tatap muka, terhitung bulan Agustus 2020 setelah ada surat keputusan dari Gubernur Bangka Belitung.

"Itu dimulai dari pukul 07.30-14.00 menggunakan protokol kesehatan dan tetap dalam satu kelas dibagi dua waktu belajarnya," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved