Breaking News:

Berita Belitung Timur

Gubernur Resmikan Kampung Siaga Bencana dan Tagana Masuk Sekolah di Sukamandi Belitung Timur

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman meresmikan Kampung Siaga Bencana (KSB) Gustin di Desa Sukamandi

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Ardhina Trisila Sakti
posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Gubernur saat berkomunikasi dengan siswa SD N 5 Damar dalam program TMS, Kamis (5/11/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman meresmikan Kampung Siaga Bencana (KSB) Gustin di Desa Sukamandi, Damar, Belitung Timur, Kamis (5/11/2020). KSB ini nantinya diharapkan akan berguna saat penanganan kebencanaan di daerah sekitarnya.

Walaupun bencana adalah sesuatu yang tidak diinginkan, tapi gubernur memandang setiap wilayah harus siap menghadapinya. Dengan pendirian ini maka langkah antisipatif sudah berjalan.

Kepada posbelitung.co, gubernur menyampaikan KSB ini tak hanya berguna bagi Desa Sukamandi, tapi juga nanti bisa digunakan bagi desa-desa sekitarnya jika terjadi bencana.

"Saya lihat di sini juga terdapat dapur umum lapangan. Jadi semua relawan yang terlibat harus mengerti apa dan bagaimana yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Misal dalam memasak nasi untuk 3000 orang harus berapa kilogram beras yang dibutuhkan, dan hal-hal lainnya," tambahnya.

Peresmian ini ia nilai juga sebagai bentuk keseriusan Pemkab Beltim dalam mengantisipasi bencana. Ia ingin bencana yang terjadi pada 2017 lalu tidak terulang lagi di Beltim dengan kesiapsiagaan yang sudah dilaksanakan.

Lebih lanjut, gubernur juga memberikan bantuan logistik kepada KSB Gustin Sukamandi, seperti pelampung, makanan bergizi, dan pakaian layak pakai. Nantinya bantuan ini bisa langsung disalurkan kepada wilayah yang terjadi bencana.

Seusai meresmikan KSB Gustin Sukamandi, gubernur juga meresmikan pelaksanaan Tagana Masuk Sekolah. Ia berharap, mulai dari usia dini setiap anak bisa melakukan tindakan kewaspadaan minimal kepada dirinya sendiri saat terjadi bencana.

"Jadi semuanya harus bisa menjaga diri sendiri, baru nanti bisa menolong yang lain. Program Tagana Masuk Sekolah ini sangat bagus untuk membangun kepekaan itu," tutup Erzaldi.

Sementara itu, Bupati Belitung Timur yang diwakili oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Sosial Sayono mengapresiasi Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Beltim yang membahawi tim Tagana Belitung Timur. Menurutnya Tagana harus menjadi pelopor, motivator, dan motor penggerak kesiapsiagaan bencana.

"Ke depannya saya imbau agar program TMS ini bisa dilaksanakan secara masif ke sekolah di seluruh Belitung Timur agar menyiapkan generasi penerus yang memiliki kesiapsiagaan dalam bencana," harap Sayono.

Bentuk-bentuk program TMS sendiri yaitu pengenalan jenis bencana dan model pengurangan resiko bencana, strategi kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi bencana, termasuk pengorganisasian penanggulangan bencana di satuan pendidikan.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved