Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Pilpres Amerika Serikat Seperti Pemilu Republik Pisang, Rakyat Afrika Tertawakan Sikap Donald Trump

Donald Trump telah lebih dulu mengumumkan kemenangannya disaat proses penghitungan suara belum selesai dan minta dihentikan

SAUL LOEB / AFP
Ekspresi Donald Trump ketika mengunjungi markas kampanyenya di Arlington, Virginia, 3 November 2020. 

POSBELITUNG.CO, -- Sikap Calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang ingin menghentikan proses perhitungan suara Pilpres Amerika Serikat (US Election 2020) malah jadi bahan humor dan ditertawakan.

Warga Afrika malah menjadikan sikap Donald Trump menjadi humor gelap (dark humor).

Di sisi lain, banyak juga warga Afrika yang cemas dengan hasilnya nanti.

Beberapa orang khawatir dengan deklarasi kemenangan Trump yang terlalu dini, tuduhan kecurangan, dan keinginannya menuntut secara hukum.

"Trump memberikan contoh buruk bagi Afrika dan negara seperti kita."

"Anda tidak dapat memproklamasikan diri Anda dalam pemilihan di mana Anda menjadi kandidat ketika keadilan itu ada," kata Mory Keïta, seorang dealer suku cadang mobil di Guinea, dikutip dari Reuters. 

Diketahui, pemilihan presiden Guinea berujung kerusuhan.

Bahkan, puluhan orang tewas dalam protes sebelum dan sesudah presiden negara Afrika Barat itu dilantik lagi.

Presiden Guinea memenangkan masa jabatan ketiganya yang kontroversial bulan lalu.

"Ini benar-benar aib," kata Bachir Diallo, seorang eksekutif pertambangan Guinea.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved