Breaking News:

Berita Belitung Timur

Debat Pertama Pilkada Belitung Timur 2020 Bakal Dievaluasi, Epan: Live Streaming Akses Publik

Berkenaan dengan siaran langsung dari debat publik yang terganggu, akan menjadi catatan sebagai perbaikan untuk dua debat publik yang tersisa

Dokumentasi Pos Belitung
Tampilan layar tancap yang disediakan oleh KPU Beltim untuk insan media yang mengalami buffering di Ruang SHBN Kantor Bupati Beltim, Kamis (5/11/2020) malam. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR -Debat Publik Bakal Dievaluasi Ketua Bawaslu Belitung Timur, Wahyu Epan Yudhistira mengatakan dalam debat publik pertama sudah menerapkan protokol kesehatan, Namun di sisi lain juga harus memperhatikan proposional dan profesionalisme dari penyelenggaran termasuk hal lain yang sudah diatur dalam dalam juknis atau prodak PKPU mengenai debat publik atau pelaksanaan tahapan kampanye.

"Kalau melihat penyelanggaraan dari debat tadi secara umum sudah berjalan sebagai mestinya. Namun memang ada beberapa catatan akan kami lakukan evalusi bersama KPU Beltim," ujar Epan kepada posbelitung.co, Kamis (6/11) malam.

Kedua Calon dalam Pilkada Beltim berpose usai debat, Kamis (5/11/2020)
Kedua Calon dalam Pilkada Beltim berpose usai debat, Kamis (5/11/2020) (posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Karena kondisi pandemi, tujuan dan ide debat publik untuk menyebarluaskan visi, misi, program dari dua paslon yang akan berkotestasi pada Pilkada 2020.

Berkenaan dengan siaran langsung dari debat publik yang terganggu, Epan mengatakan akan menjadi catatan sebagai perbaikan untuk dua debat publik yang tersisa kedepannya..

"Live streaming secara tidak langsung merupakan bagian akses publik, karena secara aturan tamu juga dibatasi. Maka untuk itu pengoptimalan akses publik melalui live streaming atau melalaui teknologi informasi tidak kalah penting dalam debat itu sendiri," bebernya. Warganet Kecewa Pelaksanaan Debat Publik Pertama dalam Pilkada Belitung Timur 2020  antara pasangan calon Burhanudin dan Yuri Kemal telah ditayangkan kemarin malam Kamis (5/11/2020) menuai banyak protes warganet..

Debat pertama ini mengusung tema "Pegembangan Potensi Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Belitung Timur dimasa Pandemi Covid-19". Berdasarkan akun resmi KPU Belitung Timur, LIve Streaming debat Pilkada Belitung Timur 2020 dapat disaksikan di dua akun, PPID KPU Belitung Timur dan Sisnet Beltim. 

Namun masyarakat Belitung Timur kecewa atas fasilitas live streaming yang disediakan KPU di beberapa kanal resminya karena terkendala jaringan. \Berikut beberapa komentar warganet yang kecewa atas penyiaran debat publik ini.

Ari* A*zfitrah: "memalukan kalao siaran macam gini".

Edd*ywij*aya: "kurang jelas tak terdengar".

Sn*ka Satr*a: "keduluan demun goreng pisang ini, ningok live nyangkut-nyangkut gini".

Rahkh*at Tau*ik: "dak kedengar ape nak dibicarakan"

"memaklumi aja bung, kekurangan saat ni semoga bisa diperbaiki di debat selanjutnya" oleh akun I*a Fa*ho*a.

Sampai berita ini diturunkan masih banyak warganet yang mengeluhkan penyiaran yang disediakan KPU Belitung Timur.

Debat publik yang diselenggarakan di Ruang Satu Hati Bangun Negeri Kantor Bupati Belitung Timur, berlangsung terbatas karena harus sesuai dengan protokol kesehatan. Hanya orang yang memiliki undangan yang bisa memasuki ruangan debat.

Insan media sempat diberi id card dan diperbolehkan masuk, tetapi hanya untuk mengambil gambar.

Setelah itu diminta keluar dari ruangan. Insan media juga disediakan fasilitas layar tancap di luar ruangan, namun jaringan yang tidak baik membuat live debatnya buffering alias tersendat.

Penjelasan KPU Belitung Timur Pelaksanaan Debat Pertama Pilkada Beltim 2020 sudah selesai dilaksanakan kemarin Kamis (5/11/2020) malam di Ruang Satu Hati Bangun Negeri Kantor Bupati Belitung Timur.

Karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, maka panitia menyiapkan kanal live streaming yang bisa dipakai masyarakat menonton secara virtual.

Namun dalam pelaksanaannya, kanal resmi yang disiapkan KPU Belitung Timur menuai banyak kekecewaan masyarakat. Hal ini karena live streamingnya yang tersendat

Penjelasan KPU Belitung Timur

Ketua KPU Belitung Timur, Rizal merespon kekecewaan ini dengan meminta maaf pada seluruh masyarakat Belitung Timur.

Rizal mengaku sudah menggandeng Diskominfo untuk menguatkan sinyal karena debat berlangsung di lantai dasar atau di bawah permukaan tanah.

Ia juga mengatakan sudah memindahkan jaringan dan perangkat dengan ambil kabel dari atas ke bawah. Sore harinya ia mengaku sudah menguji coba dan hasilnya bagus.

"Tapi saat pelaksanaan tadi ternyata begitu. Itu hal teknis di luar kendali kami sebagai penyelenggara pemilihan. Terlepas dari itu kami memohon maaf pada warga Belitung Timur dan akan kami evaluasi secara menyeluruh," kata Rizal, Jumat (6/11/2020).

Ia berkeyakinan pada penyelenggaraan debat kedua dan ketiga tak ada hambatan karena akan berubah venue ke Auditorium Zahari MZ.

Kemudian Rizal mengatakan juga berencana menggandeng TVRI dan RRI untuk menyiarkan debat selanjutnya.

"Namun kemungkinan akan siar tunda karena satelit mereka kan ada di Sungailiat. Terlepas dari itu semua kami akan usahakan yang terbaik untuk masyarakat Beltim," kata Rizal.


(Posbelitung.co/Suharli/Bryan Bimantoro)

 
Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved