Breaking News:

Padat Karya Kotaku Serap Tenaga Kerja Saat Pandemi Covid-19

Padat Karya Program Kotaku Penataan Lingkungan dan Kawasan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap dilaksanakan dengan prokes Covid-19.

ist
Padat Karya Kotaku Serap Tenaga Kerja Saat Pandemi Covid-19 

POSBELITUNG.CO - Padat Karya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Penataan Lingkungan dan Kawasan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap dilaksanakan dengan protokol pencegahan penyebaran virus corona.

PPK PKP Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dermawanto, ST menggatakan Program Kotaku di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020 melaksanakan kegiatan Peningkatan kualitas skala Kawasan yang sedang proses konstruksi ada di 2 lokasi, yaitu Skala Kawasan Opas Indah dan Gedung Nasional Kota Pangkalpinang dan Skala Kawasan Nelayan-1 Kelurahan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Sedangkan Kegiatan Peningkatan kualitas skala Lingkungan (BPM PPMK) ada di 3 lokasi yaitu: Desa Air Saga, Kabupaten Belitung, Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka dan Desa Air Putih, Kabupaten Bangka Barat. 

Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Nomor 03/SE/DC/2020 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kegiatan Padat Karya Direktorat Cipta Karya Lampiran G Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dijelaskan bahwa Program Kotaku dalam mendukung kegiatan padat karya dititikberatkan pada infrastruktur permukiman untuk peningkatan kualitas permukiman kumuh (sesuai indikator, sebagaimana teridentifkasi dalam Dokumen Rencana Penataan Lingkungan (RPLP) yang telah disepakati masyarakat bersama pemerinta keluraha/desa. 

Dermawanto, ST menambahkan Padat Karya Program Kotaku Sebagai wujud kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Pemda dalam memberdayakan masyarakat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan.

"Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, Padat Karya Program Kotaku ini tetap dilakukan dengan memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Diharapkan melalui pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik sosial dan ekonomi serta berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran akibat Covid-19," jelas Dermawanto yang biasa disapa Adenk.

Ditemui di tempat yang berbeda, Warga Nelayan-1 Kelurahan Sungailiat yang ikut bekerja dalam pembangunan infrastruktur mengungkapkan terima kasihnya kepada Program Kotaku.

“Pandemi covid-19 ini sangat berdampak dengan warga Nelayan-1 Kelurahan Sungailiat. Penghasilan berkurang dan pencarian tidak menentu, tetapi dengan adanya Program Kotaku sangat membantu kami sehingga bisa ikut bekerja,” ujar Sumiadi. (Advertorial)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: M Ismunadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved