Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Dicopot dari Jabatan Menhan, Mark Esper Ungkap Perintah Donald Trump Hancurkan Situs Budaya di Iran

Trump mencopot Esper dua hari setelah lawannya dari Partai Demokrat Joe Biden dinyatakan memenangkan kursi kepresidenan

Editor: Hendra
(AFP)
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper (kiri) dan Donald Trump. Menhan AS menolak ide Presiden AS untuk mengerahkan tentara mengatasi demonstrasi di AS. 

POSBELITUNG.CO, -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump melampiaskan amarahnya ke pejabat di Amerika Serikat atas kekalahannya di Pilpres Amerika 2020.

Ia mencopot Menteri Pertahanan Mark Esper dan mengumumkannya langsung melalui Twitter, Senin (10/11/2020).

Adalah Christopher Miller, yang menjabat sebagai Direktur National Counterterrorism Center yang akan menggantikan posisi Esper.

"Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa  Christopher C. Miller, Direktur Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional yang sangat dihormati (dengan suara bulat dikonfirmasi Senat), akan menjadi Penjabat Sekretaris Pertahanan, berlaku segera ..," tulis Trump di Twitternya pada Selasa (10/11/2020).

Cuitan lainnya berbunyi "... Chris akan melakukan pekerjaan HEBAT! Mark Esper telah diberhentikan. Saya ingin berterima kasih atas layanannya.."

Mengutip CNN, Trump mencopot Esper dua hari setelah lawannya dari Partai Demokrat Joe Biden dinyatakan memenangkan kursi kepresidenan.

Seperti diketahui, hal itu merupakan sebuah kesimpulan yang ditolak Trump.

Beberapa narasumber dari Kementerian Pertahanan, termasuk pejabat senior mengatakan kepada CNN, sebelum akhirnya dicopot dari jabatannya,

hubungan Esper dengan Trump yang menegang membuatnya menyiapkan surat pengunduran diri beberapa minggu lalu.

Pencopotan Esper menimbulkan kekhawatiran para pejabat tinggi lainnya yang mungkin membuat Trump marah dan menjadi sasaran 'tembak' berikutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved