Breaking News:

Advertorial

Kios Pelayanan Adminduk Daring Bakal Hadir di Seluruh Desa

UNDANG-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyebutkan bahwa pemerin

Posbelitung.co/Suharli
Penyerahan secara simbolis KTP Elektronik pemula hasil penyisiran perekaman di desa kepada dua kepala desa, Rabu (11/11/2020) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyebutkan bahwa pemerintah kabupaten/kota berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menyelenggarakan urusan administrasi kependudukan dengan kewenangan, di antaranya yaitu pelaksanaan pelayanan masyarakat di bidang administrasi kependudukan, penugasan kepada desa untuk menyelenggarakan sebagian urusan administrasi kependudukan berdasarkan asas tugas pembantuan dan penyajian data kependudukan berskala kabupaten/kota.

Untuk melaksanakan kewenangan tersebut maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang sama dan profesional kepada setiap penduduk atas peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk, yang dilanjutkan dengan mencetak, menerbitkan dan mendistribusikan dokumen kependudukan kepada penduduk.

Dokumen kependudukan merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat bukti autentik yang dihasilkan dari pelayanan administrasi kependudukan.

Dengan memiliki dokumen kependudukan, diharapkan hak-hak administratif penduduk dalam setiap pelayanan publik dapat terpenuhi.

Dalam rangka peningkatan pelayanan Administrasi Kependudukan agar sejalan dengan tuntutan pelayanan Administrasi Kependudukan yang profesional, memenuhi standar teknologi informasi, dinamis, tertib, dan tidak diskriminatif dalam pencapaian standar pelayanan minimal menuju pelayanan prima yang menyeluruh untuk mengatasi permasalahan kependudukan,Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung Timur pada Rabu, 11 Nopember 2020, telah melaksanakan sosialisasi peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Sosialisasi yang bertempat di Rumah Makan Vega ini diikuti oleh seluruh kepala desa di Kabupaten Belitung Timur.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan pembukaan Kios Pelayanan Administrasi Kependudukan Daring di desa, yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2021 di seluruh desa di Kabupaten Belitung Timur. Sebagai uji coba, pada tahun 2020 ini Kios Pelayanan Adminduk Daring telah dilaksanakan di empat desa, yaitu, desa Senyubuk, Simpang Tiga, Balok dan Jangkang.

Maksud di bukanya Kios Pelayanan Adminduk Daring di desa adalah untuk mendekatkan akses pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk melakukan permohonan dokumen  kependudukan dan menyampaikan berkas  persyaratan, semua hal tersebut dapat dilakukan melalui Kios Pelayanan dimaksud.

Seluruh proses permohonan dokumen kependudukan dan pengiriman dokumen persyaratan pada Kios Pelayanan Adminduk Daring, sesuai namanya dilakukan secara daring. Seluruh proses tersebut dilakukan menggunakan aplikasi SELINA yang merupakan singkatan dari Sistem Elektronik Pelayanan Administrasi Kependudukan. Aplikasi ini murni dibangun dan dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belitung Timur bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur.

Selain membantu masyarakat dalam melakukan permohonan dokumen kependudukan dan menyampaikan dokumen persyaratan, Kios Pelayanan Adminduk Daring juga dapat membantu masyarakat untuk mencetak dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan lain-lain.Kecuali Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan Kartu Identitas Anak (KIA) tetap dicetak oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil karena harus dicetak menggunakan blangko sekuriti.

Untuk pencetakan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan lain-lain, sesuai dengan perintah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku Yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan, mulai tanggal 1 Juli 2020 dicetak menggunakan kertas HVS putih dengan ukuran A4 dan berat 80 gram.

Diharapkan dengan dibukanya Kios Pelayanan Administrasi Kependudukan Daring di desa, masyarakat akan semakin mudah dalam mengurus dokumen kependudukan dan akhirnya seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan. (Advertorial/*)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved