Breaking News:

Jaringan 5G Bisa Direalisasikan di Indonesia

5G atau Fifth Generation (generasi kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar te

istimewa
ilustrasi. 5G atau Fifth Generation 

POSBELITUNG.CO - 5G atau Fifth Generation (generasi kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan, untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler 4G.

5G merupakan salah satu topik pembahasan yang menarik saat dilaksanakannya rapat Panja UU Cipta Kerja antara DPR dan pemerintah.

Anggota Baleg DPR RI yang juga anggota Panja UU Cipta Kerja John Kenedy Aziz yang mengikuti rapat antara DPR dan pemerintah (Kementerian Kominfo) beberapa waktu lalu, juga membenarkan, bahwa kerjasama penggunaan spektrum frekuensi untuk teknologi baru yang disepakati antara DPR dan pemerintah merupakan kemudahan berusaha yang diberikan kepada operator telekomunikasi untuk segera merealisasikan 5G di Indonesia.

"Kami di DPR setuju untuk memasukkan kerjasama pemanfaatan frekuensi untuk 5G karena ingin menyukseskan program pemerintah membangun Indonesia dalam menyongsong industri 4.0. Lagi pula, operator telekomunikasi diberikan kemudahan berusaha untuk merealisasikan 5G, hal ini sejalan dengan tujuanUU Cipta Kerja," kata John Kenedy Aziz dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020)

Selain itu, John Kenedy Aziz juga mencermati adanya keinginan dari sebagian operator telekomunikasi agar Peraturan Pemerintah turunan UU Cipta Kerja memperbolehkan kerjasama penggunaan spektrum frekuensi radio tidak hanya untuk 5G, tapi juga untuk 4G.

Padahal 4G sudah diterapkan dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia dalam 5 tahun terakhir.

“Sudah jelas amanah UU 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan bahwa materi muatan Peraturan Pemerintah berisi materi untuk menjalankan Undang-Undang sebagaimana mestinya," katanya.

"Jadi tidak boleh terdapat pengaturan di Peraturan Pemerintah yang bertentangan dengan pengaturan di Undang-undang. Apalagi sudah jelas tujuan Kementerian Kominfo untuk mempercepat penerapan 5G di Indonesia,” lanjut John.

Dalam jumpa pers baru-baru ini, Menteri Kominfo Johnny Plate mengatakan bahwa ketersediaan frekuensi radio untuk 5G sangat terbatas, sehingga pemerintah perlu mencarikan payung hukumpenggunaan spektrum frekuensi radio untuk 5G.

"Oleh karena itu pemerintah memasukkan kerjasama penggunaan spektrum frekuensi untuk layanan 5G dalam UU Cipta Kerja agar nantinya penerapan 5G memiliki payung hukum.

Halaman
12
Penulis: tidakada008
Editor: Rusmiadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved