Berita Belitung Timur

Bersihkan Saluran Tersumbat, Begini Pesan BPBD Belitung Timur

eberapa petugas berseragam warna oranye BPBD Belitung Timur memegang selang damkar dan memasukkannya ke drainase atau gorong-gorong Jalan MH Thamrin .

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
istimewa
Beberapa petugas BPBD Beltim saat membersihkan drainase atau gorong-gorong di Jalan MH Thamrin Simpang Lampu Merah Gantung, Jumat (13/11/2020). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Beberapa petugas berseragam warna oranye BPBD Belitung Timur memegang selang damkar dan memasukannya ke draenase (saluran) atau gorong-gorong Jalan MH Thamrin Simpang Lampu Merah Gantung, Belitung Timur, Jumat (13/11/2020). Mereka berjibaku memakai alat itu untuk mendorong sumbatan sampah yang memenuhi saluran drainase. Sumbatan inilah yang menyebabkan kubangan air menggenang di tepi jalan itu.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Beltim, Surya Mulyana mengatakan musim pancaroba mulai mendera sebagian daerah di Indonesia, termasuk Belitung Timur. Potensi bencana karena adanya badai La Nina juga menyebabkan intensitas hujan menjadi tinggi. Musim peralihan ini membuat semua pihak harus waspada dan mengantisipasi potensi bencana yang akan terjadi, seperti angin puting beliung dan banjir.

Atas hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Belitung Timur melakukan upaya preventif dalam mengantisipasi bencana. Satu aksinya yaitu membersihkan drainase atau gorong-gorong ini.

"Ini hasil koordinasi dengan Camat Gantung untuk membersihkannya karena sudah menggenang beberapa hari. Ini dilakukan sebagai pencegahan potensi bencana yang mungkin timbul karena curah hujan tinggi," ujar Surya kepada Posbelitung.co.

Menurut Surya kondisi tersumbatnya drainase ini tidak lepas dari campur tangan masyarakat yang berperilaku membuang sampah sembarangan sehingga terjadi penumpukan di saluran air. Perilaku ini, lanjut Surya, menyebabkan setiap terjadi hujan pintu-pintu jembatan pasti penuh sampah, misalnya kayu bekas, bantal bekas, pembalut, pecahan kaca, plastik, dan batang pohon.

Berjam-jam petugas membersihkan drainase ini karena saking banyaknya yang menyumbat. Ia berharap setelah dibersihkan saluran drainase ini bisa lancar kembali dan tak ada genangan air yang timbul lagi. Ia juga meminta peran warga sekitar untuk mengontrol kelancaran drainase di sekitar tempat tinggal masing-masing. Surya bilang dengan begitu ketika terjadi hujan tidak menggenang atau bahkan menimbulkan banjir.

"Peran semua pihak dibutuhkan agar bencana ini bisa diantisipasi lebih awal. Kita tak mengharapkan bencana itu terjadi, tapi kika kita sudah siaga maka dampak dari bencana itu bisa diminimalisir," ujar Surya. ( Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved