Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Deretan Hukuman Menanti Donald Trump, Skandal Suap Bintang Porno, Perkosaan Hingga Kasus Pajak

Setelah Trump tak lagi menjabat sebagai presiden, kasus dugaan penipuan dan pelecehan seksual akan menjeratnya

Editor: Hendra
SAUL LOEB / AFP
Ekspresi Donald Trump ketika mengunjungi markas kampanyenya di Arlington, Virginia, 3 November 2020. 

POSBELITUNG.CO , WASHINGTON DC,  -  Berseteru dengan Joe Biden, Presiden Amerika Serikat terpilih akan membuat posisi Donald Trump semakin terjepit.

Menjabat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tentunya mempunyai privilese atau hak istimewa.

Ia mendapat perlindungan dan kebal terhadap hukum apapun. Baik perdata maupun pidana.

Hak istimewa ini tidak lama lagi akan dicabut menyusul kekalahannya dalam pemilihan presiden 2020.

Begitu privilese dicabut, Trump akan menjadi warga negara biasa.

"Begitu ia meninggalkan Gedung Putih, atmosfernya akan langsung berubah," ujar Daniel R Alonso, mantan jaksa federal dan jaksa di negara bagian New York, kepada BBC.

"Tak ada lagi kekuasaan yang bisa membuatnya terlindungi dari investigasi hukum," kata Alonso.

Hal yang paling mengkhawatirkan bagi Trump dan perusahaan real estatnya, Trump Organization, adalah penyelidikan pidana yang dilakukan aparat penegak hukum di New York.

BACA JUGA:

--> Donald Trump Pecat Direktur CIA Takut Rahasianya Terbongkar, Sebelumnya Menhan, Selanjutnya FBI

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved