Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Nilai Perpustakaan Jadi Barometer untuk Tingkatkan Sumber Daya Manusia

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menilai perpustakaan merupakan trigger awal dan barometer untuk meningkatkan sumber daya manusia

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Wali Kota Pangkalpinang berfoto bersama dengan Bunda Literasi Monica Haprinda pada acara peringatan hari gerakan nasional membaca, Dinas Perpustakan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Selasa (17/11/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menilai perpustakaan merupakan trigger awal dan barometer untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kota Pangkalpinang.

Hal ini disampaikannya saat pengukuhan bunda literasi, bedah buku sekaligus launching digital library, Selasa (17/11/2020) untuk memperingati hari gerakan nasional membaca yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan minat dan budaya membaca

"Saya apresiasi kegiatan yang dilakukan dinas perpustakan yang sudah menginisiasi kegiatan ini, terimakasih juga kepada PT Angkasapura, Bank Sumsel Babel yang sudah mendukung dan membantu," ungkap Molen, Selasa (17/11/2020).

Menurut Molen dengan adanya kegiatan tersebut merupakan bentuk promosi yang dilakukan untuk meningkatkan minat baca di Kota Pangkalpinang.

Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang sebagai bunda literasi pertama di Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya Monica berharap dinas perpustakaan dan kearsipan, serta rekan lainnya ikut membantu dalam menjalankan visi misi bunda literasi untuk meningkatkan minat baca di kepulauan Bangka Belitung.

Tak hanya itu, ia juga berharap kedepannya perpustakaan di Kota Pangkalpinang bisa menjadi tempat nongkrong asyik dan nyaman bagi anak muda ataupun masyarakat.

"Bicara soal membaca hampir 50 persen tidak suka membaca. Untuk menumbuhkan minat baca tersebut harus menciptakan tempat yang nyaman, modern, asyik agar bisa menarik perhatian anak muda untuk membaca," kata Monica.

Penyerahan buku oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Agusfendi kepada Bunda Literasi Monica Haprinda saat acara peringatan hari gerakan nasional membaca, yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Selasa (17/11/2020).
Penyerahan buku oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Agusfendi kepada Bunda Literasi Monica Haprinda saat acara peringatan hari gerakan nasional membaca, yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Selasa (17/11/2020). (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Agusfendi mengatakan perpustakaan dengan segala kekurangan saat ini memiliki sebanyak 24 ribu judul buku, dengan 40 lebih buku yang ada dan tiga mobil perpustakaan keliling.

Dia mengatakan kedepannya pihak perpustakaan akan menyediakan booth-booth yang menarik agar masyarakat bisa membaca buku di tempat tertentu.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada bapak wali kota, PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir yang sudah mendukung dan memberikan fasilitas, serta pihak terkait lainnya yang juga ikut membantu dalam meningkatkan budaya membaca ini. Kedepannya kita juga akan sounding ke beberapa BUMN untuk ikut membantu  membuat outlet-outlet tertetu untuk membantu meningkatkan minat baca ini," ucap Agusfendi.

Dia berharap dengan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan bisa menarik minat baca semakin banyak, serta warga semakin tahu ada lokasi menarik untuk menjadikan tempat wisata membaca buku.

( Bangkapos.com / Sela Agustika )

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved