Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Butuh Dana Rp 600 M Bangun Pelabuhan Baru, Wali Kota Bersyukur dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen)  bersyukur karena rencana pembangunan pelabuhan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Ist/Humas Pemkot Pangkalpinang Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

POSBELITUNG.CO -- Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen)  bersyukur karena rencana pembangunan pelabuhan baru di Kota Pangkalpinang mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Rencananya pemerintah pusat akan menganggarkan dana untuk pembangunan pelabuhan baru tersebut.

"Alhamdulillah pembangunan pelabuhan ada perhatian khusus dari pusat dan tahun depan ada dana yang dikucurkan untuk pelabuhan kita sehingga ini membuktikan tanda keseriusan pemerintah pusat untuk melaksanakan pembangun di kota Pangkalpinang," ungkap Molen, Rabu (18/11/2020) kepada Bangkapos.com.

Namun dia menyebutkan kucuran dana yang diberikan oleh pemerintah pusat belum semuanya, karena ini akan dilakukan secara bertahap.

"Skema awal saat ini pemerintah pusat memberi dana Rp 150 miliar untuk pembangun pelabuhan, itu kurang karena total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan pelabuban ini sekitar Rp 500 miliar sampai dengan Rp 600 miliar," sebut Molen.

"Untuk skema keduanya kalau pemrintah pusat ada uang mereka mungkin secara keseluruhan, tetapi kalau pemerintah pusat tidak ada uang dan ada pihak ketika maka bergabung dadi sinilah kita manfaatkan," lanjut Molen.

Dia menilai pembangunan pelabuhan ini tidak menguras dana APBD Kota Pangkalpinang, dan hanya dikeluarkan sebesar Rp 500 juta untuk keperluan melakukan Feasibility Study (FS) dan Pra FS.

“Tahun depan 2021 jadi Insya Allah selesai, untuk penambahan dana nanti semua dari pusat, yang mana penambahannya kita juga belum tahu, apa dari pusat atau pihak ketiga,” ungkap Molen.

( Bangkapos.com / Sela Agustika )

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved