Breaking News:

Pasca Tunda Tiga Bulan, Panitia Kabupaten Belitung Kembali Gelar Rakor Pemantapan Pilkades Serentak

Panitia Pilkades Serentak 2020 tingkat Kabupaten Belitung kembali menggelar rakor perdana pasca penundaan selama tiga bulan lalu.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Khamelia
(posbelitung.co /dede s)
Rakor pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Belitung, Rabu (18/11/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Panitia Pilkades Serentak 2020 tingkat Kabupaten Belitung kembali menggelar rakor perdana pasca penundaan selama tiga bulan lalu.

Rakor yang dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Administrasi Keuangan Setda Kabupaten Belitung Warsito didamping Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) berlangsung sukses.

Setelah paparan dari panitia, peserta mulai memberikan masukan mengenai hal teknis pelaksanaan Pilkades terutama di tengah pandemi Covid-19.

"Ini pemantapan saja tingkat kabupaten, nanti masukan dari stakeholder akan dilanjutkan pembahasan teknis dengan desa. Jadi nanti kami akan bahas teknisnya dengan panitia desa," ujar Kepala DPPKBPMD Kabupaten Belitung Suksesyadi, Rabu (18/11/2020).

Satu masukan dari Kasi Intelejen kejari Belitung Anggoro yang akan ditindaklanjuti yaitu simulasi pelaksanaan hari pemilihan. Tujuannya agar masing-masing panitia baik penyelenggara, pengawas dan pengamanan satu persepsi.

Namun, teknis pelaksanaannya masih menunggu kesepakatan di tingkat desa.

"Simulasi nanti kami bicarakan dulu dengan panitia desa, apakah pelaksanaannya di lima kecamatan atau cukup satu desa saja," ungkapnya.

Selain itu, Ketua KPU Kabupaten Belitung Soni Kurniawan memberikan saran kepada panitia agar lebih teliti dalam menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sebab, pasca penundaan selama tiga bulan secara otomatis data pemilih terus bergerak terutama pemilih pemula.

Selain itu, penambahan pemilih juga akan berdampak pada jumlah surat suara.

"Kalau DPT sebelumnya sudah ditetapkan dan kami sudah meminta panitia desa mencabut. Jadi sekarang prosesnya pendataan dimulai lagi," kata Sukses.

Dirinya berharap angka partisipasi Pilkades Serentak 2020 di 15 desa di Kabupaten Belitung stagnant 70 persen. Mengingat pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved