Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE Terkini Pasien Covid-19 di Belitung Meninggal Dunia, 4 Orang Kembali Terpapar Covid-19

Seorang pasien terpapar covid-19 diumumkan satuan tugas (satgas) percepatan penanganan covid-19  Belitung meninggal dunia

(SHUTTERSTOCK/LIGHTSPRING)
lustrasi ancaman resesi ekonomi di Indonesia akibat pandemi virus corona 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Seorang pasien terpapar covid-19 diumumkan satuan tugas (satgas) percepatan penanganan covid-19  Belitung meninggal dunia. Pasien perempuan berinsial HA berusia 96 tahun, warga Desa Aik Merbau, Tanjungpandan Kamis, (19/11/2020).

Pasien bernomor 1760 meninggal dunia pukul 10.30 WIB tadi pagi dan sekarang sudah dikebumikan. Selama menjalani perawatan di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung kondisi pasien semakin menurun.

Pasien mengalami gejala happy hypoxia dan kondisi pasien semakin memburuk pada pukul 06.00 WIB serta mengalami henti jantung pada pukul 10.00 WIB.

"Sempat dilakukan tindakan medis, tapi tidak berhasil. Ya dari awal, pasien ini ketika menjalani perawatan sudah ada keluhan demam, batuk, sesak, sakit kepala serta riwayat penyakit komorbid darah
tinggi," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.co, kamis (19/11/2020).

Pasien ini adalah pasien kelima, meninggal dunia karena covid-19. Sehingga masyarakat diminta, agar tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan di berbagai tempat.

Selain itu, pada kasus covid-19 terupdate terdapat empat orang kembali dinyatakan positif covid-19. Yaitu perempuan berinisial SR berusia 52 tahun warga Desa Buluh Tumbang, Tanjungpandan. 

SR adalah pasien rujukan rumah sakit swasta, mengalami gejala sesak, pada gambaran radiologi infeksi paru pneumonia, serta riwayat penyakit komorbid kencing manis dan darah tinggi.

Pasien bernomor 1774 ini pernah memiliki riwayat perjalanan berpergian keluar daerah dan setelah dilakukan uji swab PCR, alhasil terpapar covid-19.

Selanjutnya, pasien terpapar covid-19 yaitu perempuan berinisial BS, usia 49 tahun. Pasien bernomor 1796, merupakan warga Desa Perawas atau adik dari pasien berinisial DA perempuan berusia 56 tahun, merupakan ASN Puskesmas Perawas.

Ketiga, pasien terpapar covid-19, lelaki berinisal HW usia 32 tahun. Pasien bernomor 1802 itu, merupakan warga Kelurahan Paal Satu. HW adalah suami dari pasien berinisial SM berusia 31 tahun, yang sebelumnya terpapar covid-19.

Terakhir, pasien terpapar covid-19 yaitu lelaki berinisial ZU, usia 60 tahun. Pasien 1803 itu, merupakan warga Desa Perawas, atau suami dari pasien berinisial HA, perempuan berusia 59 tahun. HA merupakan seorang ASN di SD Negeri 21 Tanjungpandan.

"Nah untuk pasien SR, karena ada penyakit bawaan lain tadi, jadi dirawat diruang isolasi RSUD. Sedangkan pasien lainnya dirawat di SKB," ucapnya.

Secara keseluruhan, khusus di SKB Desa Perawas sekarang ini ada 18 orang menjalani isolasi. Kondisi belasan orang itu, stabil, bergejala ringan dan tanpa gejala. 

"Kalau untuk semua nya ada 21 orang. Yang  isolasi di RSUD ada tiga orang. Kalau semua total nya kasus covid-19 ini, dari awal sampai sekarang ada 94 orang," bebernya.

Kata Sanem, saat ini sedang terjadi transmisi lokal covid-19 di Kabupaten Belitung. Ia meminta kepada masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien konfirmasi covid-19, dan pernah berada dalam satu ruangan lebih dari 15 menit, atau berdekatan dengan jarak kurang dari dua meter, agar  segera menghubungi Dinas Kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved