Breaking News:

Berita Beltim

Rektor UBB Komitmen Bangun Sarana Akademik di Belitung Timur, Tunggu Kepastian Regulasi Pusat  

Rektor Universitas Bangka Belitung Dr Ibrahim komitmen akan membangun sarana akademik berupa Program Studi Pariwisata Belitung Timur (Beltim). Ia ..

posbelitung.co/bryan
Rektor UBB Dr. Ibrahim saat memimpin FGD di Auditorium Zahari MZ, Manggar, Jumat (20/11/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Rektor Universitas Bangka Belitung Dr Ibrahim komitmen akan membangun sarana akademik berupa Program Studi Pariwisata Belitung Timur (Beltim). Ia menegaskan pihaknya akan membuka pintu, bukan hanya untuk kebutuhan Beltim saja tapi juga kebutuhan UBB dalam memperluas wilayah pengabdian dan penelitiannya.

Hal itu ia sampaikan saat acara Focus Group Discussion Kurikulum Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MB-KM) oleh UBB di Auditorium Zahari MZ, Manggar Beltim, Jumat (20/11/2020).

Kepada Posbelitung.co, Ibrahim menjelaskan untuk pendirian program studi di Beltim sedang dalam masa konsultasi. Karena menurutnya ada satu regulasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur tentang itu, yaitu membuka kampus baru di luar kampus utama harus di wilayah yang berbatasan secara langsung.

Karena kampus utama di Pulau Bangka maka aturan ini yang harus dikomunikasikan lagi ke pusat.

"Saat ini kami sedang menunggu jadwal dan arahan dari Kemendikbud. Kami mendorong agar kemudahan untuk membuka kampus di luar kampus utama itu yang sedang kami konsultasikan. Memang hambatan kami karena corona. Saya sebagai rektor baru enam bulan terakhir, ingin berkomitmen untuk memulai komunikasi secara intensif. Kami butuh waktu agar bisa mengoptimalkan itu," kata Ibrahim.

Namun menurutnya ada opsi yang lebih realistis, yaitu membangun fasilitas akademik untuk kepentingan praktikum dan kuliah lapangan mahasiswa UBB di Beltim. Menurutnya hal ini lebih memungkinkan sembari menunggu hasil konsultasi dengan Kemendikbud. Jadi nanti, lanjutnya, tugasnya akan memastikan setiap mahasiswa beberapa waktu akan beraktivitas akademik di Beltim.

"Kami akan bentuk tim untuk menyeriusi hal ini. Yang paling dekat, membangun aktivitas akademik sekitar 30 sampai 40 persen dari prodi tertentu dilakukan di sini. Jika lahan sudah diserahkan kepada kami ada fasilitas yang mungkin bisa dibangun. Bisa dari kami, kabupaten, atau bahkan pemprov," tambah Ibrahim.

Ibrahim juga menyampaikan jika memang seandainya diizinkan kementerian, ia akan mempunyai target bukan pangsa pasar lokal, tapi nasional. Karena kita membayangkan calon mahasiswa memilih Belitung Timur karena pertimbangan geografis sehingga saat itu terjadi tidak masalah jurusannya apa. Ia juga berpikir nanti lulusannya tak hanya menyediakan tenaga kerja untuk masyarakat Pulau Belitung, tapi juga akan mengekspor tenaga kerja ke luar Babel.

"Saya pikir tahun depan kami targetkan regulasi ini bisa dicarikan solusinya. Tentu dengan dukungan dari Pemkab Beltim," ujar Ibrahim.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi menegaskan akan mendukung penuh rencana pendirian sarana akademik di Beltim. Bahkan ia mengaku Pemkab Beltim sudah menyiapkan lahan puluhan hektar untuk itu.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved