Breaking News:

Kejamnya Pria Ini, Driver Ojol Dibunuh Mayatnya Diinjak, Orang Tua Korban: Izin Sentuh Kulit Pelaku

Mayat driver ojol yang sudah tewas dibunuh oleh Abdullah Yahya dimasukkan ke dalam karung dan diinjak-injak, tulang rusuknya ditemukan patah

Penulis: Hendra | Editor: Hendra
Kolase Bangkapos.com
Korban Mayat dalam Karung, Ayu 

Penasaran, dia menyayat sedikit karung tersebut dan melihat bagian kaki yang diduganya dengkul.

* Ditangkap saat Bersembunyi

Pihak kepolisian tak butuh lama untuk meringkus pembunuh driver ojek online wanita di Pangkalpinang beberapa waktu lalu.

Hanya dalam hitungan hari, terduga pelaku berinisial AL (32 tahun), warga Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, ditangkap, Kamis (19/11/2020) siang.

Untuk diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi di Penginapan Dewi Residen II Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020).

Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Alamsyah Pelupessy menjelaskan, pelaku berhasil melarikan diri setelah membunuh Ayu (27 tahun), yang mayatnya ditemukan dalam karung dengan keadaan sudah membusuk.

Terduga pelaku pembunuh driver ojek online wanita di Pangkalpinang pada akhir pekan lalu, akhirnya dibekuk, Kamis (19/11/2020).
Terduga pelaku pembunuh driver ojek online wanita di Pangkalpinang pada akhir pekan lalu, akhirnya dibekuk, Kamis (19/11/2020). ((Istimewa/Posbelitung.co))

Dalam proses penangkapan tersebut, Tim gabungan opsnal Polres OKI dan anggota opsnal Pangkalpinang melakukan penyelidikan.

"Maka didapatkan informasi bahwa pelaku melarikan diri dari pulau Bangka Belitung dan bersembunyi di Desa Pulau Geronggang, Dusun Talang Batin, Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir," kata Kapolres.

Tidak butuh waktu lama, polisi segera menyisir tempat persembunyian AL (32) dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti.

"Kemudian pelaku dan barang bukti berhasil di amankan ke Mapolres OKI untuk penyidikan lebih lanjut," tutupnya.

Polres OKI juga memposting penanangkapan ini di akun Facebook Polres Ogan Komering Ilir (OKI).

BACA JUGA:

--> Bubarkan FPI, Bukan Habib Kalau Ucapannya Kotor, 4 Pernyataan Keras Pangdam Jaya ke Rizieq Shihab

Tim Gabungan Tim Opsnal Polres OKI yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Rio Trisno SH, MH dan anggota Polsek Pedamara dipimpin oleh Ipda Wahyudi SH, dan Anggota Opsnal Pangkalpinang melakukan penyelidikan dan di ketahui keberadaan tersangka AL, Warga Kutaraya Kayuagung OKI.

Terduga pelaku melarikan diri dari Pulau Bangka Belitung dan bersembunyi di Desa Pulau Geronggang, Dusun Talang Batin Pedamaran Timur OKI Sumsel.

Kemudian pelaku dan barang bukti berhasil di amankan.

Korban Dibunuh Secara Sadis

Setelah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) aparat kepolisian mengungkapnya cara pelaku membunuh Ayu Carla, Driver Ojek Online di Pangkalpinang.

Perbuatanya sangat sadis. Setelah dibunuh, mayat korban Ayu Carla driver ojol di Pangkalpinang di masukkan ke dalam karung.

Mayat korban yang telah dimasukkan ke karung itu kemudian diinjak-injak oleh pelaku.

Akibatnya, dari hasil autopsi didapati beberapa bagian tulang rusuk Ayu Carla driver ojol yang dibunuh oleh pelaku patah.

Anggota kepolisian Polres Pangkalpinang membawa mayat dalam karung yang ditemukan di Penginapan Dewi Residence 2, Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020). Polres Pangkalpinang menyebutkan dugaan sementara mayat tersebut berkelamin perempuan.
Anggota kepolisian Polres Pangkalpinang membawa mayat dalam karung yang ditemukan di Penginapan Dewi Residence 2, Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020). Polres Pangkalpinang menyebutkan dugaan sementara mayat tersebut berkelamin perempuan. (Bangkapos.com/Resha Juhari)

“Itu diperkirakan terjadi, Hari Selasa (10/11/2020), diperkirakan dari hasil autopsi. Dari hasil autopsi korban, adanya kekerasan beberapa rusuk korban patah. Korban dalam keadaan tersekap. Artinya korban yang memakai jilbab sehingga lilitan jilbab itu masih melekat,” kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Kamis (19/11/2020) di Ruang Kerjanya Kantor Polres Pangkalpinang.

Menurut Adi, diperkirakan, setelah korban disekap, korban juga diinjak oleh pelaku, di dalam kamar hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Setelah itu pelaku diduga langsung ke belakang mencari karung dan memasukan korban ke dalam karung.

Dugaan ini diperkuat oleh keterangan para saksi, karena para saksi melihat pelaku masuk ke kamar bersama korban.

“Para saksi juga melihat pelaku mengambil karung dan ditunjukan kepada saksi bahwa benar karung tersebut yang diambil pelaku,” jelasnya.

Kata Adi, saksi juga melihat pelaku membakar dokumen pribadi korban, berserta dompet guna menghilangkan jejak korban.

“Setelah hal tersebut dilakukan oleh pelaku, lalu  pelaku meninggalkan Kota Pangkalpinang, guna melarikan diri,” kata Adi.

Mendapat bukti dan saksi yang jelas, aparat kepolisian Polres Pangkalpinang, menetapkan seorang tersangka, yang merupakan pelaku pembunuhan menimpa korban bernama Ayu (29), Driver Ojol, Warga Kerabut, Gabek, Pangkalpinang.

“Pelaku yang dijadikan daftar pencarian orang (DPO), bernama Abdullah Yahya (31), Warga Desa Kuta Raya, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Komering Ilir, Sumatera Selatan,” tegas Adi.

Anggota Polres Pangkalpinang, terus mengejar pelaku tersebut, hingga hari ini. Pelaku juga sudah mengambil sepeda motor milik korban, yaitu Motor Honda Beat Pop warna hitam list kuning Nomor Polisi BN 4578 PC. Motor ini dipastikan  dirampas oleh pelaku.

“Motor tersebut ditemukan di Luar Pulau Bangka, sedangkan pelaku sudah berada di OKI,” katanya.

Proses Pengejaran Pelaku

Mendapatkan informasi keberadaan pelaku melakukan pengejaran dengan membuat dua tim.

Tim 1 dipimpin KBO Reskrim Polres Pangkalpinang, Ipda Imam  Satriawan dan Katim Aipda Rudi Kyai.

“Kami sudah mencari pelaku dari tanggal kejadian, Sabtu (14/11/2020) hingga hari ini, Kamis (19/11/2020).

Tim Naga Polres Pangkalpinang bekerjasama dengan Tim Jatanras Polda Sumsel dan Buser Polres OKI, membuat tim gabungan, melacak keberadaan pelaku,” katanya.

Tujuan membuat tim gabungan, lanjutnya, karena Tim Naga tidak tahu daerah tersebut (OKI Sumsel) dan tidak mudah melacak pelaku.

Lokasi pelaku sudah diketahui setelah, melakukan berbagai cara dan upaya.

Polisi mendapatkan titik terang, pelaku sudah bergeser dari Kabupaten Komering Ilir (OKI).

“Jadi pelaku sudah keluar dari OKI, tim juga sudah mengamankan motor korban, yang dibawah pelaku. Setelah pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban , siang harinya satu hari setelah kejadian, melakukan pembunuhan pelaku sudah ada di OKI,” katanya.

Polisi memastikan motor korban telah digadaikan pelaku kepada pihak lain dan pelaku mengantongi uang sebesar Rp3 juta, hasil gadai motor itu.

“Rencananya pelaku akan pergi ke Pelabuhan Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. dan melanjutkan ke Pulau Jawa, itu informasi kami dapatkan setelah mengamankan barang bukti berupa motor,” jelasnya.

Menurut AKP Adi Putra, sebelum pelaku bergeser ke ke Pelabuhan Bakauheni, Kapolres Pangkalpinang berkoordinasi ke semua pihak, akan memblokir jalur tersebut.

Maka ada satu tempat, yang diduga pelaku bersembunyi dan sudah dikepung.

“Mudah mudahan kami mendapat pelaku dan besok saya yang akan berangkat, untuk menyisir tempat tersebut. Kami sudah diperintahkan oleh Kapolda Babel, Dirkrimum, Kapolres.

Tim kami tidak akan pulang sebelum kami mendapatkan pelaku itu, hidup ataupun mati. 

Artikel-artikel ini dikutip dari yang telah ditayangkan oleh bangkapos.com.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved