Berita Belitung
Ada 120 Stan Meriahkan Belitung Expo
Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung mengadakan Belitung Expo yang akan digelar selama lima hari pada 22-26 November 2020 di
Penulis: Adelina Nurmalitasari |
POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung mengadakan Belitung Expo yang akan digelar selama lima hari pada 22-26 November 2020 di Pantai Wisata Tanjungpendam, Tanjungpandan Belitung.
Kepala Dinas KUMKMPTK Kabupaten Belitung Adnizar, Minggu (22/11/2020) mengatakan ada 120 stan yang mengikuti acara tersebut. Dibagi menjadi tujuh klaster yakni klaster pedagang kaki lima (PKL), klaster barista, klaster hotel, klaster umum, klaster tanaman hias, klaster halal food street, dan klaster UMKM yang lahir dimasa pandemi Covid-19. Stan bakal dibuka mulai pukul 10.00-22.00 WIB.
Semua peserta expo tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena tidak menyertakan kementerian maupun daerah lain. "Sebagai antisipasi agar tidak terjadi penyebaran virus," ujarnya.
Belitung Expo biasanya diadakan saat Hari Jadi Kota Tanjungpandan, namun ditunda hingga kini digelar pada November ini. Ia mengatakan, event itu diadakan dalam upaya fokus pemulihan ekonomi yaitu agar UMKM bisa bergerak, bisa berkreasi, tidak terpuruk, sehingga terjadi perputaran ekonomi.
Di samping ada juga 21 UMKM baru yang muncul selama pandemi turut ikut pada kegiatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, kata dia, harus menaati protokol kesehatan.
Sementara itu, Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan adanya klasterUMKM yang lahir dimasa pandemi Covid-19, merupakan suatu hal menjelaskan bahwa harus berpikir lebih jauh, bahwa dibalik kesulitan ada kemudahan.
"Saat Covid-19, masyarakat ada cikal bakal menunjang ekonomi. Mereka ketika banyak aktivitas, di rumah justru berkreasi sehingga muncullah kreasi baru sehingga muncul UMKM baru. Inilah suatu hal makna positif, agar bagaimana produk UMKM yang muncul efek pandemi harus lebih di support dari berbagai sektor," jelasnya.
Belitung Expo yang rutin digelar setiap tahunnya, kata Sanem juga sebagai upaya menggerakkan, menggairahkan, dan meningkatkan UMKM.
Dari tahun ke tahun, selain meningkatnya peserta juga terjadi peningkatan produk misalnya kuliner dan suvenir. Juga dengan kemasan yang terus meningkat. Di sampit kini banyak UMKM yang telah mengarah pada produksi dan pemasaran melalui IT.
"Alhamdulillah adanya expo atau bazar justru mereka terangkat kembali sego produk sehingga laku dan secara ekonomi bangkit," katanya.
Ia berharap, adanya expo agar masyarakat lebih tergugah dalam berinovasi dalam berbagai macam produk, sehingga UMKM dapat terus menopang perekonomian. "Apalagi telah kami kaji saat daerah lain pertumbuhan ekonomi minus, Belitung masih plus," katanya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/sahani-saleh-2211.jpg)