Breaking News:

Cara dan Syarat Penerima Bantuan BLT Guru Honorer Rp 1,8 Juta, Akses info.gtk.kemdikbud.go.id

Berikut ini syarat penerima bantuan BLT Guru Honorer Rp 1,8 juta, segera akses info.gtk.kemdikbud.go.id.

Kemendikbud
Mendikbud Nadiem Makarim saat luncurkan empat kebijakan merdeka belajar dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta 

Cara dan Syarat Penerima Bantuan BLT Guru Honorer Rp 1,8 Juta, Akses info.gtk.kemdikbud.go.id

POSBELITUNG.CO - Berikut ini syarat penerima bantuan BLT Guru Honorer Rp 1,8 juta, segera akses info.gtk.kemdikbud.go.id.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengatakan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan non-PNS dengan total anggaran sebesar Rp 3,6 triliun akan segera dicairkan.

Bantuan subsidi upah tersebut direncanakan menyasar 2.034.732 orang, yakni untuk 1,6 juta guru dan pendidik, 162.277 dosen, serta 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, hingga tenaga administrasi.

 "Alhamdulillah, saya lega. Akhirnya bantuan bagi tenaga pendidik dan kependidikan dapat dikucurkan. Ini yang telah berkali-kali kami dorong, karena memang ini yang mendesak dibutuhkan di era pandemi ini," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, saat rapat kerja dengan Mendikbud, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: UPDATE Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkab Belitung Gelar Rapat Internal, Sekolah Kembali Online

Baca juga: Driver Ojol Cewek Kenalan dengan Pembunuh di MiChat, Ngaku Pegawai Bank dan Korban Termakan Rayuan

Hetifah juga bersyukur bukan hanya guru dan dosen yang dapat menerima bantuan ini, melainkan juga tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, dan tenaga kependidikan lainnya seperti guru PAUD dan sebagainya.

"Tentu kita tidak boleh melupakan mereka, karena mereka juga berkontribusi dalam dunia pendidikan. Di era pandemi ini, mereka juga membutuhkan bantuan," ungkapnya.

"Semoga ini bisa segera dikucurkan ke rekening masing-masing tanpa adanya hambatan birokrasi, karena sifatnya mendesak. Pastikan adanya pendataan yang akurat, jangan sampai ada yang berhak namun terlewat," tambahnya.

Dengan sasaran 2.034.732 orang, masing-masing guru atau tenaga kependidikan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,8 juta.

"Total anggaran yang akan kita keluarkan adalah sekitar Rp 3,6 triliun," ujar Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Senin (16/11/2020).

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: M Ismunadi
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved