Breaking News:

Sering Gunakan Vibrator untuk Mencapai Orgasme Membuat Perempuan Kecanduan? Ini Kata Seksolog

Vibrator juga ditakutkan dapat menghalangi keintiman perempuan dengan pasangannya ketika sedang berhubungan seksual.

Editor: Tedja Pramana
valleysleepcenter.com
Ilustrasi perempuan. 

POSBELITUNG.CO - Beberapa perempuan mengaku pernah mencapai orgasme atau masturbasi dengan bantuan mainan seks (sex toy), salah satunya vibrator.

Bahkan, ada juga yang menggunakan vibrator selama penetrasi seks bersama dengan pasangan.

Nah, banyak kekhawatiran, jika vibrator digunakan secara terus-menerus akan menimbulkan kecanduan pada perempuan. Sehingga, mereka tidak bisa orgasme tanpa alat itu.

Selain itu, vibrator juga ditakutkan dapat menghalangi keintiman perempuan dengan pasangannya ketika sedang berhubungan seksual.

Lantas, apakah menggunakan vibrator benar-benar mampu membuat seorang perempuan kecanduan? Jika iya, bagaimana mengatasinya?

Seksolog yang merupakan pembawa acara podcast The Connection on Audible, Nikki Goldstein pun menjelaskan, bahwa vibrator atau mainan seks yang lain tidak akan membuat kecanduan.

Goldstein mengatakan, dalam pengalamannya, klien sering kali terbiasa dengan mainan seks tertentu seperti vibrator, namun mereka mudah sekali untuk melepaskannya.

Menurut dia, kita seharusnya tidak merasa malu dengan kebutuhan itu. Ketika bicara orgasme, setiap perempuan memiliki cara berbeda untuk mencapainya, dan bagi banyak perempuan kuncinya adalah stimulasi klitoris.

Faktanya, survei Cosmopolitan tahun 2015 terhadap 2.300 perempuan berusia antara 18 dan 40 tahun menemukan, bahwa hanya 15 persen perempuan yang bisa orgasme dari seks penetratif saja.

Jika khawatir bahwa vibrator akan mengurangi keintiman saat berhubungan seks dengan pasangan, maka sebaiknya diskusikan kepada pasangan, bagaimana bisa mencapai orgasme, misalnya dengan bantuan vibrator.

Pastikan untuk menekankan benda itu bukan pengganti pasangan, tetapi variasi untuk meningkatkan kehidupan seks dan membuatnya lebih menyenangkan.

"Memasukkan mainan seks bisa menjadi cara sederhana untuk membantu membuat segalanya lebih menyenangkan dan menarik," terangnya.

"Sebuah vibrator tidak bisa menggantikan sentuhan, rasa, keintiman, dan hubungan dengan manusia, tapi bisa menyebabkan kenikmatan yang intens dan merangsang," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Orgasme dengan Vibrator Membuat Perempuan Kecanduan, Benarkah?"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved