Breaking News:

Lebih Rapi Sesuai Komitmen Protokol Kesehatan

CARA Belitung Expo yang diadakan Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung usai, Kamis (26/11). Sebelumnya acara yang menampilkan

Lebih Rapi Sesuai Komitmen Protokol Kesehatan - suasana-penutupan-belitung-expo-di-pantai-wisata-tanjungpendam-kamis-2611.jpg
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
SUASANA penutupan Belitung Expo di Pantai Wisata Tanjungpendam, Kamis (26/11).
Lebih Rapi Sesuai Komitmen Protokol Kesehatan - belitung-2711.jpg
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
SUASANA penutupan Belitung Expo di Pantai Wisata Tanjungpendam, Kamis (26/11).

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Acara Belitung Expo yang diadakan Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung usai, Kamis (26/11). Sebelumnya acara yang menampilkan 120 stan itu diadakan pada 22-26 November 2020 di Kawasan Wisata Pantai Tanjungpendam.

Penutupan Belitung Expo dihadiri Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Belitung, Bakri Hauriansyah, Kepala Dinas KUMKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, Adnizar serta unsur forkopimda.

Kepala Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar mengatakan, selama lima hari acara berlangsung, nominal keseluruhan yang didapat pelaku usaha yakni sekitar Rp 152 juta. Selain itu, dalam lima hari acara berlangsung, pengunjung yang datang ada sekitar lima ribu orang.

“Kami memang tidak menargetkan pendapatan karena masih pandemi. Kalau levelan expo tahun sebelumnya bisa tembus sampai Rp 1 miliar. Tapi jumlah segitu sudah cukup memadai dalam situasi seperti ini,” jelasnya.
Adnizar berharap agar pandemi segera berakhir, sehingga ke depan pihaknya bisa mengadakan event yang lebih besar. Bila perlu bertaraf internasional. Di samping itu pihaknya akan terus berupaya memberikan pembinaan dan pelatihan kepada UMKM agar terus eksis. Seperti adanya rencana pelatihan dengan kolaborasi bersama Sandiaga Uno.

“Pada 30 November-1 Desember yakni pelatihan digital marketing. Kami gabungkan ada usaha, ada UMKM, mau berusaha karena ada aplikasi dari mereka tim Sandiaga Uno. Mereka (UMKM) daftar, butuh sekitar 80 usaha, semuanya sektor boleh ikut pelatihan digital marketing atau pemasaran produk secara digital ini,” ucap dia.
Lalu menurut Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, Belitung Expo 2020 ini sudah jauh lebih rapi, serta sesuai komitmen protokol kesehatan yakni menjaga jarak. “Kemudian punya klaster-klaster sehingga lebih sistematis dan mudah dikunjungi, bagus sudah,” ujarnya.

Banyaknya usaha-usaha baru yang muncul selama pandemi, kata dia, tinggal diuji konsistensi bertahan di tengah situasi sekarang. Kalau bisa melewati, maka pelaku usaha sudah lebih inovatif lagi dalam meningkatkan kapasitas SDM dan kualitas barangnya, packaging-nya lebih bagus. “Sehingga nanti mereka bisa menjadi produk unggulan ketika pendemi selesai,” ujarnya.
“Kalau target nominal uang pasti tidak tercapai, karena ada pandemi. Tapi ini adalah latihan. Expo adalah latihan, seperti orang mau pemanasan, kalau pandemi sudah lewat, dia sudah lihai, gapapa,” tuturnya.
Isyak berharap, pelaku UMKM Belitung agar semakin kreatif dan inovatif serta tidak menutup diri dalam meningkatkan kualitas. (advertorial/del)

Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved