Breaking News:

SMA/SMK Mulai UAS, Sekolah di Tanjungpandan Berlakukan Ujian Daring

Masih diberlakukannya belajar dari rumah bagi SMA/SMK di Tanjungpandan membuat pihak sekolah menggelar ujian secara daring

Google
Google Suite For Education, aplikasi Google untuk mendukung kegiatan belajar daring atau online bagi para penggunanya. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -SMA/SMK mulai mengadakan ujian akhir semester (UAS), Senin (30/11/2020). Masih diberlakukannya belajar dari rumah bagi SMA/SMK di Tanjungpandan membuat pihak sekolah menggelar ujian secara daring. Seperti yang dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjungpandan.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpandan Jantimala, sistem UAS secara online dilakukan menggunakan aplikasi google form dan dibuatkan kelas maya dari google class room. Persiapan telah dimulai pada pertengahan November agar menyiapkan soal online.

"Karena di semester sebelumnya guru-guru sudah paham cara membuat soal online. Sebelumnya diadakan IHT (in house training) untuk persiapan pembuatan soal online," ujarnya.

"UAS dimulai 30 November sampai 10 Desember. Satu hari hanya dua mapel (mata pelajaran), mengingat kondisi siswa terlalu capek kalau lebih dari dua mapel," imbuh dia.

Pelaksanaan UAS hari pertama, kata dia, juga tidak ada kendala karena persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari. Dalam pengawasan ujian, pihaknya pun bekerja sama dengan orangtua siswa berupa grup WhatsApp paguyuban orangtua dan pemantauan dari tim admin serta wali kelas di grup telegram sekolah dan paguyuban.

"Semoga esensi ujian tetap terjaga integritas karena siswa sudah diberikan pemahaman bahwa kejujuran yang utama," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMKN 2 Tanjungpandan Suwandi. Menurutnya UAS bagi siswa sekolah kejuruan itu dilakukan melalui google form, sehingga masing-masing siswa mengerjakan dari rumah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan UAS daring sebenarnya di luar dugaan, karena rencana semula pihak sekolah menerapkan ujian secara langsung di sekitar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Namun langsung beralih ke sistem online begitu informasi belajar dari rumah kembali diberlakukan setelah meningkatnya kasus Covid-19. Dalam sepekan persiapan menghadapi UAS, pihaknya pun langsung menginformasikan hal tersebut kepada siswa dan orang tua.

Agar tak mengurangi esensi ujian, kata dia, pertimbangan jumlah soal dan waktu disesuaikan agar tidak ada peluang mencari jawaban di buku.

"Karena dikejar waktu, ketika dijadwal selesai langsung. Pelaksanaan UAS selama delapan hari. Harapannya mudah-mudahan sistem ini tidak mengurangi tujuan pembelajaran," tuturnya.(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
 

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved