Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bangkitkan Ekonomi Pangkalpinang, Wali Kota Berikan Bantuan untuk 568 UMKM

Pasar murah yang digelar Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang mendapat apresiasi dari Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen).

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang meninjau dan memberikan bantuan untuk UMKM di pasar murah di halaman kantor Wali Kota Pangkalpinang 

POSBELITUNG.CO -- Pasar murah yang digelar Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang mendapat apresiasi dari Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen).

Pasalnya pasar murah ini digelar di beberapa titik di Kota Pangkalpinang sejak 15 Oktober 2020 lalu, hingga yang terakhir diadakan di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (3/12/2020) itu, untuk pemulihan ekonomi masyarakat akibat covid-19.

Di pasar murah ini dijual beberapa kebutuhan pokok diantaranya minyak goreng, beras, gula, garam, cabai merah, bawang merah, bawang putih, daging beku, sayuran, ayam potong, terigu, dan lain-lain.

Kegiatan pasar murah tersebut ditutup langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen), sekaligus menyerahkan bantuan untuk UMKM di Kota Pangkalpinang.

Molen menyebutkan, UMKM merupakan prioritas dalam membangkitkan ekonomi di Kota Pangkalpinang.

"Apalagi di zaman covid-19 ini, yang bisa menghidupkan, yang bisa bertahan salah satunya adalah UMKM kita, oleh sebab itu tidak usah muluk-muluk sebetulnya simpel-simpel saja tidak terlalu muluk-muluk biarkan mereka untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan," kata Molen dalam sambutannya saat menutup pasar murah di halaman kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (3/12/2020).

Menurutnya, biarkan UMKM berinovasi untuk berjualan, hanya saja ia meminta untuk ditertibkan sedikit jangan sampai menganggu jalan.

"Cuma itu tolong ditertibkan sedikit  jangan sampai memakan jalan, agar pembeli nyaman, penjual juga nyaman, selanjutnya bantu-bantu UMKM kita ini, bantu kasih tenda, kasih gerobak, bantuan permodalan," sebutnya

Diakuinya, dengan kondisi sekarang seperti ini UMKM lah yang menjadi ujung tombak perekonomian di Pangkalpinang.

"Kita buka seluas-luasnya sekarang untuk usaha jangan kita kalah dengan Covid-19 ini silakan berusahalah seluas-luasnya tapi dengan protokol covid. Kita mau makan semuanya, yang mau jualan silahkan asal tolong jaga ketertiban keamanan, kenyamanan kita," jelas Molen.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved