Pemdes Minta Maksimalkan Realisasi Dana Desa 

Berdasarkan data serapan Dana Desa Kabupaten Belitung tahun anggaran 2020 secara keseluruhan mencapai 79 persen.

Penulis: Dede Suhendar |
google image
Dana Desa 

POSBELITUNG.CO -- Berdasarkan data serapan Dana Desa Kabupaten Belitung tahun anggaran 2020 secara keseluruhan mencapai 79 persen.

Namun jika dirincikan dari 42 desa, masih terdapat satu desa yaitu Aik Ketekok yang serapannya baru mencapai 53,20 persen.

Sementara proses penyaluran Dana Desa tahun 2020 untuk Kabupaten Belitung sudah mencapai angka 100 persen.

"Kami masih melakukan evaluasi bersama pihak terkait dan mudah-mudahan serapan itu bisa tercapai. Sebab, jika masih di bawah 75 persen maka akan berdampak pada penyaluran Dana Desa tahun mendatang," ujar Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung Antoni Afriza, Kamis (3/12/2020).

Berdasarkan data monitoring realisasi penyaluran dan penggunaan Dana Desa tahun 2020, Desa Aik Ketekok mendapat pagu sekitar Rp 1,087 miliar dengan penyaluran 100 persen.

Namun realisasi penggunaannya baru mencapai sekitar Rp 578 juta atau 53,20 persen.

Ia menambahkan saat pihaknya masih menyusun pagu anggaran Dana Desa tahun 2021 sesuai formulasi yang telah ditentukan.

Dirinya berharap pada Desember 2020 pembagian pagu untuk 42 desa bisa segera diselesaikan sehingga penyaluran Dana Desa tahun 2021 bisa dilakukan awal tahun.

Upaya Maksimalkan Serapan

Kepala Desa Aik Ketekok Antoni mengakui bahwa serapan Dana Desa tahap III tahun anggaran 2020 masih di bawah 75 persen.

Namun dirinya optimis dengan sisa waktu Desember 2020, realisasi tersebut bisa terselesaikan.

Menurutnya selama sepekan belakangan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti DPPKBPMD maupun Inspektorat untuk memaksimalkan serapan tersebut.

"Mudah-mudahan bisa dikejar, seminggu kemarin kami sudah rapat dengan Pemdes dan Inspektorat. Semuanya sudah disusun," katanya.

Ia menjelaskan rendahnya angka serapan Dana Desa dikarenakan terkendala kelanjutan proses rehab tribun lapangan bola.

Sebab, berdasarkan arahan pihak terkait proses pembangunan belum bisa dilanjutkan sehingga anggaran yang sudah direncanakan ikut terdampak.

"Kalau rehab tribun itu jalan, semuanya tercapai dan itu gara-gara oknum. Sebenarnya kami masih menunggu acuan dari dinas teknis dan kecamatan," ungkapnya. (posbelitung.co /dede s)
 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved