Breaking News:

Berita Belitung

Ada 636 Pelabuhan di Indonesia, Alur Pelayaran yang Ditetapkan Baru 10 Persen

Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan mengatakan, tercatat ada 636 pelabuhan.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
posbelitung.co/dede s
Kapal nelayan di Pelabuhan Tanjungpandan, Rabu (6/5/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG --Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan mengatakan, tercatat ada 636 pelabuhan di Indonesia.

Dari seluruh pelabuhan itu, tercatat baru 10 persen yang ditetapkan alur pelayaran.

"Jadi dari seluruh pelabuhan itu, baru 10 persen yang ditetapkan," kata Hengki Angkasawan kepada Posbelitung.co, Sabtu (5/12/2020).

Tercatat masih banyak alur pelayaran kapal di Indonesia belum ditetapkan, sehingga arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, agar penetapan alur pelayaran tersebut dipercepat.

"Arahan pak menteri seperti itu. Kenapa harus dipercepat, karena ini berkaitan dengan keselamatan keamanan pelayaran, " kata Hengki.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengakui alur pelayaran kapal sudah diusulkan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, agar segera ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Alur pelayaran ini, sangat penting, lantaran Bangka Belitung adalah daerah kepulauan.

"Jadi tidak boleh terlambat dalam memutuskan alur pelayaran ini, karena sangat strategis sekali, apapun alur kapal kita, karena tanpa ada ketetapan alur pelayaran yang pasti, ini akan membuat bigung pengguna," kata  Erzladi.

Apabila ketetapan alur ini segera disetujui pemerintah pusat, kata Erzaldi, sangat mudah untuk menggali potensi lain, terutama kepada pengguna.

"Bangka Belitung ini kan strategis letak nya, jadi harus dimanfaatkan dengan baik. Kalau tidak dimanfaatkan dengan baik, yang rugi masyarakat sendiri nanti," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved