Lebih Hebat dari PCR, Anjing Terlatih Bisa Deteksi Virus Corona, Faktanya Dubai Sudah Menggunakan

Anjing-anjing ini dilatih untuk mendeteksi virus corona yang dibawa oleh penumpang pesawat.

Editor: Hendra
Daily Star
Anjing jenis alsatian atau gembala jerman yang banyak digunakan dalam kemiliteran. 

Memang anjing jauh lebih unggul ketimbang manusia dalam hal daya cium sebab sementara manusia memiliki sekitar 5 juta namun anjing memiliki lebih dari 300 juta reseptor cium.

Berdasar hasil riset etologis, naluri tajam anjing terlatih mampu mendeteksi pola tertentu volatile organic compounds manusia yang sedang menderita penyakit termasuk terpapar virus Corona.

Indonesia

Adalah Prof DR drh Chairul Anwar Nidom sebagai Ketua Tim Riset Korona dan Formulasi Vaksin PNF serta Guru Besar Bio Kimia dan Biomolekular yang telah menyelenggarakan webinar tentang potensi peran anjing terlatih dalam perang melawan virus Corona.

Sebagai seorang dokter hewan merangkap Guru Besar Biomolekular serta Ketua Tim Riset virus Corona, dapat diyakini, Prof Nidom adalah tokoh ilmuwan Indonesia yang paling berkompeten untuk berbicara tentang anjing terlatih sebagai pendeteksi virus Corona.

Seyogianya apa yang diungkapkan Prof Nidom dapat diperhatikan oleh Kementerian Kesehatan bersama Kepolisian Republik Indonesia serta Tentara Nasional Indonesia untuk meninjau kemungkinan menugaskan para anjing terlatih mendeteksi virus Corona di bandara, hotel, mall, gelanggang olahraga dan lokasi-lokasi di mana masyarakat lazim berkerumun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anjing Terlatih Bisa Mendeteksi Virus Corona",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved