Berita Belitung

Berisiko Besar , Kepala BPBD Belitung Sarankan Masyarakat Tinggal di Tepi Laut Mengungsi Sementara

Kepala BPBD Kabupaten Belitung Hendri mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kondisi gelombang menghantam talud di Jalan Pattimura, Kelurahan Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (6/12/2020). 

Gelombang pasang di pesisir Pantai Tanjungpendam, Kelurahan Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung naik hingga menerjang rumah warga, Minggu (6/12/2020).

Kondisi tersebut dikarenakan tiupan angin kencang dan gelombang pasang membuat air laut menghempas talud pembatas hingga membanjiri pekarangan warga.

"Sudah dari kemarin kayak gini. Memang setiap tahun kalau angin barat pasti naik, karena angin kencang ditambah air laut pasang," keluh Yadi warga RT 02, RW 01, Kelurahan Tanjungpendam, kepada posbelitung.co.

Menurutnya kejadian naiknya air laut rutin terjadi di akhir tahun khususnya saat musim angin barat.

Oleh sebab itu, rumah di pesisir pantai sudah dipasang penghalang agar air laut tidak masuk ke rumah.

Namun ketika air laut surut, genangan air juga hilang dan terulang lagi keesokan hari.

"Cuma sedikit yang masuk rumah. Tahun ini anginnya kencang lagi kalau tahun lalu tidak seperti ini," katanya.

Baca juga: Empat Rumah di Pulau Gersik Rusak Dihantam Gelombang Tinggi, Berharap Pemkab Berikan Bantuan

Kondisi rumah warga di Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung rusak dihantam gelombang tinggi, Sabtu (5/12/2020). (
Kondisi rumah warga di Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung rusak dihantam gelombang tinggi, Sabtu (5/12/2020). ( (Ist/Warga Pulau Gersik)

Dihantam Gelombang Tinggi Empat Rumah Rusak

Sebanyak empat unit rumah di RT 08, Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung rusak diterjang gelombang pasang pada Sabtu (5/12/2020) kemarin.

Gelombang pasang disertai angin kencang yang datang sekitar pukul 10.30 WIB langsung menggerus wilayah pesisir.

Akibatnya rumah yang berada di pesisir ikut terdampak bahkan dua unit rumah rusak parah karena dinding bagian belakang roboh.

"Ada empat rumah yang terdampak tapi dua rumah yang rusak parah, memang lokasinya di pinggir laut. Tapi tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil," ungkap Pj Kades Gersik Arjono saat dihubungi Posbelitung.co, Minggu (6/12/2020).

Ia mengatakan pihak desa sudah menyampaikan surat secara berjenjang kepada kecamatan yang diteruskan kepada BPBD dan Bupati mengabarkan kejadian tersebut.

Sekaligus rincian kerusakan rumah warga dengan harapan adanya bantuan dari pemerintah daerah.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved