Breaking News:

Pilkada Belitung Timur

Pilkada 2020, KPU Belitung Timur Tetapkan DPT 89.790 Orang

Rizky menyampaikan KPU Belitung Timur sudah melakukan koordinasi sebelumnya dengan Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Dinas sosial, Bawaslu dan Disdukcapil

posbelitung/suharli
Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Beltim, Rizky Rinaldi 

POSBELITUNG.CO - Komisioner KPU Belitung Timur Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Rizky Rinaldi menuturkan PKPU 19 tahun 2019 perubahan dari PKPU 2 tahun 2017 terkait pemutahiran data pemilih sebetulnya sudah memasuki tahap akhir yakini 8 Desember 2020 untuk pilkada 2020.

"Adapun DPT, memang kami sudah tetapkan sebanyak 89.790 pemilih se Belitung Timur selanjutnya tahapan masuk ke tahapan pindah memilih yaitu terkait dengan pemilih yang dalam keadaan tertentu tidak bisa mencoblos di tempat TPS berasal tetapi menggunakan hak pilih di TPS lain," ujar Rizky kepada posbelitung.co, Selasa (8/12/2020).

Rizky menyampaikan KPU Belitung Timur sudah melakukan koordinasi sebelumnya dengan Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Dinas sosial, Bawaslu dan Disdukcapil.

Di rumah sakit KPU Beltim sudah melakukan pendataan dan saat ini sedang direkap.

"Untuk Rumah Sakit ada beberapa yang sudah mengajukan pindah memilih, artinya KPU mengeluarkan A5 untuk melayani mereka menggunakan hak pilih di rumah sakit," ujarnya.

Kemudian untuk di tahanan yang di Polres dan Polsek KPU Beltim juga langsung koordinasi di Polres ada sekitar 8 orang yang mengajukan pindah memilih dan akan dilayani oleh TPS 14 di Desa Padang untuk polres Beltim.

Terkait syarat warga untuk memilih menggunakan KTP elektronik, Rizky mengimbau ke masyarakat yang belum melakukan perekaman agar segera melakukan perekaman di Kantor Disdukcapil.

"Informasi bahwa capil besok masih tetap membuka layanan untuk melakukan perekaman, terkait data rekap kami sebetulnya kemarin sudah koordinasi juga dengan konsultan PPK dan beberapa dari mereka menyampaikan hasil rekap di masing-masing desa, karena A5 ini yang mengeluarkan selain KPU juga bisa di PPS desa," ujarnya.

Berkenaan dengan pemilih tambahan diakuinya memang ada beberapa juga yang KPU Beltim identifikasi untuk menggunakan hak pilihnya di TPS dengan KTP elektronik.

"Jadi yang bersangkutan tidak terdaftar di DPT tapi bisa menggunakan hak pilihnya di TPS sesuai dengan alamat RT RW di KTP elektronik yang ada di TPS. Jadi warga nanti silakan untuk menggunakan hak pilih untuk tidak Golput," ucapnya.

Sedangkan berkenaan dengan pasien terkonfirmasi covid-19 berkesempatan dapat memilih, Rizky menjelaskan KPU Beltim sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait identifikasi warga pemilih yang terkonfirmasi covid-19. Berdasarkan informasi Dinkes hanya dua orang pasien yang dirawat mandiri di rumah.

"Melalui Puskesmas akan mendampingi petugas kami kalau memang nanti seandainya yang bersangkutan memang menggunakan hak pilihnya, nanti ya syaratnya sebetulnya asal ada keluarga yang minta yang bersangkutan untuk menggunakan hak pilih ya KPPS harus siap mendatangi dengan prosedur protokol covid-19 dengan APD lengkap," ujarnya seraya menyebutkan untuk pasien yang dirawat di rumah sakit sudah ada teknis tersendiri berdasarkan bimtek yang sudah dilakukan.

(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved