Breaking News:

Pilkada Belitung Timur 2020

Yuri Kemal Gelar Doa Bersama Jelang Pilkada Belitung Timur 2020, Mengaku Siap Menang dan Kalah

Berpesan pada masyarakat Belitung Timur agar besok Rabu (9/12/2020) menggunakan hak pilihnya, jangan sampai tidak mencoblos.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Rusmiadi
Posbelitung.co /Bryan Bimantoro
Yuri Kemal Gelar Doa Bersama, Selasa (8/12/2020) di rumahnya di Desa Lalang, Manggar. (Posbelitung.co/BryanBimantoro) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Menjelang pemungutan suara Pilkada Belitung Timur pada hari Rabu besok (9/12/2020), Calon Bupati Belitung Timur Yuri Kemal menggelar doa bersama di tempat kediamannya di Desa Lalang, Manggar, Selasa (8/1/2020).

Doa bersama ini dihadiri oleh ibu-ibu yang duduk membentuk lingkaran di ruang tamu rumahnya.

Yuri terlihat didampingi oleh istrinya Natalie Read bersama-sama membaca surat-surat Alquran.

Saat bersalaman di akhir sesi doa, terlihat ibu-ibu yang menangis. Terlihat juga istrinya Natalie Read menangis sambil berpelukan dengan para tamu.

Yuri yang memakai baju koko putih selutut ini mengatakan ini merupakan kegiatannya menjelang pencoblosan yang diakuinya rutin dilakukan saat masa tenang.

"Namanya berjuang tentu harus memohon ridho, restu, dan ampun dari apa yang telah dilakukan pada masa kampanye kepada Allah SWT.

Sebagai Muslim ini bagian dari upaya kami berusaha dan berikhtiar. Ini juga yang hadir sebagian besar keluarge kamek la," kata Yuri saat ditemui posbelitung.co usai doa bersama, Selasa.

Yuri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukungnya atas atensi, perhatian, dan kerja keras yang diberikan selama ini pada saat melakukan kampanye.

Ia berpesan pada masyarakat Belitung Timur agar besok Rabu (9/12/2020) menggunakan hak pilihnya, jangan sampai tidak mencoblos. Ia ingin masyarakat memilih secara bijak dan yakin bahwa yang masyarakat pilih mampu memimpin Beltim ke depan.

"Siapapun yang nanti terpilih itu merupakan refleksi dari pilihan masyarakat Beltim," kata Yuri.

Disinggung mengenai apakah siap jika mengalami kekalahan pada pilkada ini ia menegaskan siap untuk semua kemungkinan, termasuk kalah dalam kontestasi.

Ia menilai dalam setiap pertarungan pasti ada menang dan kalah. Ia yakin bahwa apa yang sudah ia lakukan selama ini sudah maksimal. Jika nanti mengalami kekalahan ia tidak akan merasa menyesal.

"500 titik dikunjungi selama kampanye itu merupakan bentuk perjuangan kami. Kalaupun nanti kalah, kami kalah secara terhormat dengan kepala tegak," akunya.

Sebaliknya, jika menang ia akan sangat beryukur dan berterima kasih pada yang sudah berjuang bersamanya selama perjalanan kontestasi ini.

Jika besok menang ia akan menggelar syukuran dan kumpul keluarga dekat dengan tentunya memerhatikan protokol kesehatan. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved