Breaking News:

Berita Belitung

BMKG Sebut Adanya Low Pressure Penyebab Angin Kencang dan Hujan Lebat

Akibatnya udara yang melewati Belitung tertarik menuju tekanan udara rendah dengan kecepatan cukup tinggi.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
posbelitung.co/Dede Suhendar
Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Tanjungpandan Carles 

POSBELITUNG.CO -- Kepala UPT Badan Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Tanjungpandan Carles mengatakan kondisi cuaca ekstrem di Pulau Belitung dikarenakan adanya low pressure di sekitar selatan Pulau Jawa.

Akibatnya udara yang melewati Belitung tertarik menuju tekanan udara rendah dengan kecepatan cukup tinggi.

"Jadi karena adanya low pressure di Selatan Jawa sehingga angin yang melewati kita kencang. Hari ini saja kecepatan angin sekitar 23-44 knot lumayan kencang," ujarnya kepada posbelitung.co, Rabu (9/12/2020).

Selain itu, angin yang melewati Pulau Belitung tidak berhembus lurus tetapi terjadi pembelokan.

Sehingga udara yang lewat seakan-akan tidak bergerak dan memicu pertumbuhan awan cukup tinggi yang menyebabkan angin kencang disertai hujan.

"Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi selama dua sampai tiga hari ke depan," katanya.

Oleh seba itu, Carles mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana angin kencang.

Mengingat Belitung tidak termasuk daerah rawan banjir.

Ia juga menyarankan kepada Pemkab Belitung untuk mengambil langkah antisipasi terhadap potensi tersebut seperti merapikan pohon di pinggir jalan terutama yang berdampingan dengan kabel listrik.

Begitu juga kepada nelayan diimbau tidak turun melaut dikarenakan ketinggian gelombang berkisar antara 1,5 sampai 3 meter.

"Kami tetap berkoordinasi dengan pemda terkait kondisi cuaca. Tadi juga saya sudah bicara dengan Wakil Bupati Belitung via telepon," katanya. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved