10 Peristiwa Nasional yang Trending di Pencarian Google Indonesia pada 2020, Simak Daftar Lengkapnya

Google Indonesia resmi mengumumkan Year in Search 2020 pada Rabu (9/12/2020).

Editor: M Ismunadi
Google Indonesia
10 peristiwa nasional yang masuk trending pencarian di Google Indonesia 2020. 

Adapun dalam proses pelaksanaannya, program Kartu Prakerja pun disorot oleh berbagai pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Aktor Sahrul Gunawan Unggul di Pilkada Kabupaten Bandung, Lawan Ucapkan Selamat

Ketua KPK Komisi Antirasuah menilai ada beberapa penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program Kartu Prakerja.

Walau mengundang sejumlah polemik, Kartu Prakerja sejak diluncurkan 11 April 2020, pemerintah telah membuka 11 gelombang Kartu Prakerja.

Hingga saat ini, total ada 5,9 juta orang yang telah menerima manfaat program ini.

Baca juga: Rizieq Shihab Bicara Peristiwa di Tol yang Tewaskan Pengawalnya, Tak Menduga Mobil Rombongan Polisi

Total, selama 7 bulan, ada 43 juta orang yang mendaftar program Kartu Prakerja.

Namun, yang lolos verifikasi surel, nomor telepon, nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) hanya 19 juta pendaftar.

Kartu Prakerja ini dicanangkan akan berlanjut pada tahun depan dan mereka yang telah menjadi peserta pada 2020 dipastikan tak bisa lagi menerima program bantuan ini tahun depan.

Baca juga: Anak Ketiga Ibu Muda Ini Dilahirkan di Bilik TPS, Nani Kembali Merasa Mulas Saat Antre Mencoblos

2. Daftar UMKM Online

Ilustrasi penyaluran BLT UMKM
Ilustrasi penyaluran BLT UMKM (Dok. Shutterstock)

Daftar UMKM online juga menjadi salah satu peristiwa nasional yang paling banyak dicari pada 2020 ini.

Masyarakat banyak mencari topik tersebut dikarenakan adanya program bantuan dari pemerintah yang diberikan.

Seperti diberitakan Kompas.com, 14 Agustus 2020, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan bahwa para pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan bantuan hibah modal kerja ini dapat mendaftarkan diri di koperasi-koperasi di wilayahnya.

Baca juga: Vicky Prasetyo melamar Kalina Oktarani, Janji Tak Akan Meninggalkannya dalam Sendirian

Selain itu, menurut Teten, mereka yang berhak menerima bantuan tersebut adalah para pelaku usaha mikro yang tidak sedang menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan (unbankable).

Adapun persyaratan lainnya adalah sebagai berikut:

  • Pelaku usaha merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampirannya
  • Bukan ASN
  • Bukan anggota TNI/Polri
  • Bukan pegawai BUMN/BUMD

Baca juga: Pencuri Bernasib Sial, Dipukul dengan Sapu oleh Emak-Emak, Gagal Bawa Kabur Motor

Para pelaku dengan kriteria tersebut didentifikasi dan diusulkan oleh Lembaga Pengusul, di antaranya adalah Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi dan Kabupaten/Kota, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, Kementerian/Lembaga, perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK, dan Lembaga Penyalur Program Kredit Pemerintah yang terdiri atas BUMN dan BLU.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved