Breaking News:

Program Merdeka Belajar Jarak Jauh dari Telkomsel Jadi Solusi Kebutuhan Internet bagi Guru dan Siswa

Salma menambahkan, bahwa kebijakan pembagian kuota regular dan kuota khusus belajar daring dalam penyaluran bantuan MBJJ adalah kebijakan yang tepat.

Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Telkomsel
Kepala Sekolah SMKN 8 Lhokseumawe Salma SSi sebagai satu di antara penerima bantuan dari program MBJJ yang merasa sangat terbantu dalam melakukan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19. 

POSBELITUNG. CO - Dalam menghadapi Pandemi Covid-19, Telkomsel #TerusBergerakMaju membantu mengakselerasi adaptasi terhadap kebiasaan baru tersebut.

Satu  di antaranya dengan mendukung implementasi kebijakan untuk menyalurkan Bantuan Kuota Internet bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen, yang dikenal dengan program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ).

Bantuan yang disalurkan ke seluruh Indonesia sejak 22 September ini telah membantu meringankan beban kebutuhan kuota internet belajar daring sekolah dan universitas, salah satunya Sekolah SMKN 8 Lhokseumawe.

Salma SSi Kepala Sekolah SMKN 8 Lhokseumawe yang menjadi satu di antara sekolah penerima bantuan program MBJJ dari Telkomsel, mengaku sangat terbantu dengan program kolaborasi pemerintah bersama Telkomsel.

“Sejak pertama kali kebijakan Pembalajaran Jarak Jauh (PJJ) diimplementasikan, banyak keluhan dari tenaga pendidik dan peserta didik akan besarnya pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan kuota internet demi kelancaran belajar-mengajar. Keluhan ini akhirnya tersolusikan berkat bantuan Program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) dari Telkomsel dan Kemendikbud," kata Salma melalui siaran pers Telkomsel yang diterima posbelitung.co, Kamis (10/12/2020).

Salma menambahkan, bahwa kebijakan pembagian kuota regular dan kuota khusus belajar daring dalam penyaluran bantuan MBJJ adalah kebijakan yang sangat tepat.

“Pembagian kuota ini membuat para tenaga pendidik dan peserta didik bisa fokus memanfaatkan bantuan untuk kepentingan belajar mengajar secara maksimal. Keikutsertaan peserta didik dalam proses belajar daring pun meningkat. Mereka juga dapat belajar dengan lebih nyaman karena memanfaatkan jaringan Telkomsel yang stabil”, jelas Salma.

Sementara itu, Executive Vice President  West Area Sales Telkomsel Gilang Prasetya menyampaikan, Telkomsel akan terus melakukan penambahan kapasitas jaringan agar proses belajar mengajar jarak jauh bisa dilakukan dengan nyaman tanpa kendala jaringan.

“Sebagai digital telco company dengan kualitas jaringan terluas dan tercepat, kami senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas jaringan. Khusus di wilayah sekitar SMKN 8 Lhokseumawe, kami baru saja mengoperasikan lima BTS baru. Secara keseluruhan di Sumatera, kami telah meningkatkan kapasitas jaringan sebesar 37 persen terutama di wilayah residensial. Hingga saat ini, jaringan Telkomsel telah menjangkau 97 persen wilayah di Sumatera,” jelas Gilang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved