Breaking News:

Gaji dan Tunjangan Tak Naik Anggota DPRD DKI Ngambek, Walk Out Saat PSI Bacakan Pandangan Fraksi

Sikap para anggota DPRD DKI itu semakin menunjukkan bahwa selama ini mereka memang berkomplot untuk berupaya menaikkan gaji dan tunjangan

WARTA KOTA/AHMAD SABRAN
Gedung DPRD DKI Jakarta 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA- Aksi walk out yang dilakukan oleh anggota DPRD DKI Jakarta dinilai sebagai aksi kekanak-kanakan.

Pasalnya aksi walk out itu dilakukan disaat fraksi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hendak membacakan sikapnya di rapat paripurna.

Hal ini ditengarai karena PSI membongkar dan menolak kenaikan gaji anggota DPRD DKI Jakarta.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai para anggota DPRD DKI Jakarta telah menunjukkan sikap yang kekanak-kanakan dengan walkout saat fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bicara di sidang paripurna.

"Cara fraksi-fraksi DPRD DKI menyikapi PSI dengan kompak walk out sebelum pembacaan pandangan PSI pada rapat paripurna DPRD tentu saja terlihat kekanak-kanakan. Apalagi keputusan untuk walkout itu dilakukan sebelum mendengarkan apa yang menjadi sikap PSI," kata Lucius seperti dikutip Kompas.com, Senin (14/12/2020).

Lucius menilai, sikap para anggota DPRD DKI itu semakin menunjukkan bahwa selama ini mereka memang berkomplot untuk berupaya menaikkan gaji dan tunjangan melalui Rencana Kerja Tahunan 2021.

Namun, rencana mereka terhalang oleh sikap PSI yang menolak kenaikan gaji.

Akibatnya, mereka kompak melampiaskan kekesalannya pada PSI.

"Semakin kelihatan bahwa kekompakan fraksi-fraksi dalam menyepakati RKT adalah sesuatu yang dilakukan secara sadar dan penuh nafsu besar untuk mendapatkan tunjangan fantastis," katanya.

Ia juga mempertanyakan alasan fraksi di DPRD DKI perlu keroyokan untuk menghadapi fraksi kecil seperti PSI.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved