Breaking News:

Berita Belitung Timur

14 Tenaga Penyuluh Pertanian di Belitung Timur Urus Pemberkasan PPPK

Sebanyak 14 orang tenaga penyuluh pertanian akan menjadi tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)

posbelitung/suharli
Kabid Penyuluhan pertanian Wahyu Setyawan saat berada di ruang kerjanya. Rabu (16/12/2020) 

POSBELITUNG.CO - Sebanyak 14 orang tenaga penyuluh pertanian akan menjadi tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), saat ini mereka sedang proses pemberkasan usulan NIP PPPK.

"Mereka sudah masuk database di 2019, sudah ada ikut tes dan sudah lulus. sehingga tahun 2020 melengkapi beberapa persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kabid Penyuluhan pertanian Wahyu Setyawan kepada posbelitung.co, Rabu (16/12/2010).

Menurutnya hari ini permberkasan langsung disampaikan kepada BKPSDM Belitung Timur usulan pemberkasan NIP PPPK, dan nanti akan dilanjutkan dengan keputusan pengangkatan PPPK penyuluh pertanian.

"Harapan kami karena mereka sudah melayani rata-rata sudah 12 tahun masa kerjanya, setidaknya kinerja mereka lebih meningkat atau minimal sama dengan saat ini (saat menjadi PPPK nanti)," harapnya.

Total penyuluh yang di Belitung Timur ada sebanyak 38 orang dengan rincian 24 orang sudah PNS dan 14 lainnya tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian yang diangkat oleh menteri pertanian.

Dia juga berharap untuk tanaga PPPK tidak hanya pertanian dan guru saja, tetapi tenaga honorer lain juga dapat diangkat PPPK di Beltim dimasa akan datang.

"Kalau kualifikasi mereka memang sudah sesuai dan kontribusi positif untuk pembangunan Belitung Timur, saya harap bisa juga menjadi PPPK" ujarnya.

Penyuluh pertanian lapangan yang sedang mengurus pemberkasan PPPK, Moh Arwan menuturkan dengan adanya PPPK minimal impiannya dapat melangkah lebih maju kedepannya.

"Dan kami di wilayah binaan juga lebih tenang, karena sisi lain kami ingin mensejahterakan petani tetapi petugasnya tidak sejahtera, kelihatannya ada yang kurang, minimal selangkah lebih maju kedepannya," ujarnya.

Arwan mengatakan sebelumnya berkenaan dengan proses PPPK mereka sudah mengikuti uji sertifikasi kompetensi untuk khusus bagi penyuluh pertanian lapangan yang sekolah pertanian pembangunan (SPP) atau sederajat SMA

Halaman
12
Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved